POJOKSATU.ID - Memasuki masa angkutan Lebaran Idul Fitri 31 Maret-21 April 2024, PT KAI Daop 2 Bandung merilis 187.011 tiket telah terjual.
Manager Humas Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi mengatakan, KAI menyiapkan 365.692 tiket selama masa angkutan lebaran.
"Update per hari ini di pukul 10 pagi sudah terjual 187.011 tiket per hari ini atau 50% dari kuota yang kita sediakan, angka tersebut masih bertambah karena penjualan masih berlangsung," kata Ayep.
Untuk mengurangi pemudik yang menggunakan motor, PT KAI kembali membuka layanan motor gratis alias Motis untuk para pemudik. Layanan angkutan Motis ini untuk dua orang penumpang dewasa dan satu anak.
Baca Juga: PDIP dan Gerindra Terksesan Berantam, Jokowi dan Gibran Disebut Jadi Pemicunya
"Jadi orang dan motornya sekaligus kita angkut pakai kereta," kata Ayep Hanapi.
Menurut Ayep, kebijakan Motis itu untuk menanggulangi masih tingginya pemudik yang menggunakan motor bahkan untuk jarak jauh.
"Diperkirakan ada 31 juta lebih pemudik bermotor, tentunya ini selain membuat volume kendaraan di jalan semakin tinggi, juga membahayakan jika jarak jauh," terangnya.
Jumlah pemudik secara nasional pada Lebaran 2024 diperkirakan mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, yakni mencapai 193,6 juta orang atau 71,7 persen dari total penduduk Indonesia.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah saat membuka Webinar Series Bidang Statistik Diskominfo Jabar di Kota Bandung.
"Peningkatan jumlah pemudik tersebut akan berdampak pada volume kendaraan yang juga akan meningkat dan potensi kemacetan. Oleh karena itu, Bidang Statistik dalam Webinar Series-nya kali ini mengangkat tema Tantangan dan Solusi, Strategi Transportasi Aman dan Efisien Menghadapi Arus Mudik Lebaran 2024," ujar Ika.
Selain itu, jauh hari sebelumnya berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten kota, potensi-potensi kemacetan seperti pasar tumpah ditangani.
"Ada pasar tumpah, banyaknya simpangan, aktivitas orang, juga akan dihentikan sementara atau dilakukan rekayasa lalu lintas, termasuk pembatasan angkutan barang pada periode tertentu," tambahnya.
Baca Juga: Hasil Lengkap Final Spain Masters 2024: Indonesia Juara Umum, Hadiahnya Lumayan Buat Lebaran
Selain pengaturan lalu lintas, polisi juga mengamankan daerah tujuan wisata, daerah yang ditinggalkan pemudik, daerah potensi bencana, dan tempat ibadah.
Direktur Angkutan Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub Suharto menyebutkan, pergerakan arus mudik akan terjadi antara H-7 hingga H+2 Lebaran. Sedangkan arus balik akan terjadi H+2 hingga H+7 Lebaran.***



