POJOKSATU.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung menyebabkan meluapnya Anak Sungai Cidurian, mengakibatkan kirmir di beberapa titik TPU Cikutra jebol. Kerusakan ini meliputi:

Blok D Timur: 36 meter
Blok D Barat: 21 meter
Blok F Barat: 34 meter

Sebanyak 20 makam terdampak. Dua jenazah telah dievakuasi ke lokasi aman di Blok E3, sementara 18 makam lainnya dijadwalkan dipindahkan segera.

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Infrastruktur, dan Tata Ruang (Disciptabintar) Bambang Suhari memastikan tidak ada jenazah yang hanyut terbawa arus. Ia bersama tim Disciptabintar dan Camat Cibeunying Kaler, Suardi, langsung turun ke lokasi untuk meninjau kerusakan dan memulai langkah penanganan.

Baca Juga: UPDATE PERTAMINA! Harga BBM Pasca Pilkada, Pertalite dan Biosolar Tak Berubah!

“Kami bergerak cepat untuk mengamankan area terdampak. Dua jenazah sudah dipindahkan, dan sisanya akan kami evakuasi besok pagi guna mencegah kerusakan lebih lanjut,” jelas Bambang.

Pemkot Bandung telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk segera memperbaiki kirmir yang rusak. Fokus utama perbaikan adalah area tikungan sungai yang rawan tekanan arus air.

Proses evakuasi dan pemindahan makam dilakukan secara bertahap sesuai kondisi cuaca. “Kami akan terus memantau situasi, terutama jika hujan deras kembali terjadi, untuk memastikan keamanan lingkungan TPU,” tambah Bambang.

Baca Juga: Bukan Hoaks, Ini Serius SAYEMBARA Menemukan HARUN MASIKU, Berhadiah Rp 8 MILIAR dari Maruar Sirait, Syarat dan Ketentuan Tanya Bang Ara, Baca Aja Dulu

Bambang juga meminta pengertian dari para ahli waris atas langkah darurat ini. “Pemindahan dilakukan demi menjaga keamanan jenazah. Kami paham ini menyangkut emosi keluarga, tapi tindakan cepat ini perlu untuk mencegah kerusakan lebih besar,” katanya.

Pemkot Bandung berkomitmen menyelesaikan permasalahan ini secepat mungkin dan memastikan kenyamanan masyarakat serta keamanan lingkungan TPU.