POJOKSATU, Kota Bandung
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengharapkan kebun bintang akan dibuka kembali untuk menerima kunjungan pada akhir tahun ini.

"Mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa dibuka. Karena bagaimanapun juga AMDAL-nya berat," jelasnya di balai kota.

Yang membuat AMDAL berat kata Farhan karena disana merupakan perbatasan kandang binatang dengan pemukiman rumah warga atau kampung padat penduduk.

"Nah, ini tuh kita mesti memastikan bahwa tidak akan ada penyakit manusia masuk ke hewan, tidak ada penyakit hewan masuk ke manusia. Itu salah satu AMDAL yang kita perhatikan betul, drainase, pengolahan sampah, wah itu banyak teknisnya," tegas Farhan.

Lebih jauh, Farhan pun ingin memastikan bahwa pengelola baru yakni Fauna Land harus melakukan lepas liar.

"Harus, mereka mesti janji ke saya kapan, dan hewan apa, di mana lepas liarnya," tegasnya.

Terkait persiapan draft perjanjian sendiri, lanjut dia saat ini draft sudah masuk ke notaris untuk dijadikan sebagai dokumen perjanjian resmi, setelah itu akan diriview terakhir oleh Sekretariat Daerah dan legal masing-masing, sehingga diharapkan Senin depan sudah bisa tanda tangan.

Selanjutnya, setelah ditandatangani kesepakatan itu Fauna Land memiliki dua kewajiban, pertama mengajukan izin baru untuk konservasi x situ di lokasi yang sekarang.

Dan kedua, mengajukan izin baru AMDAL. Dengan dua izin ini, apabila keluar, maka Fauna Land berhak untuk melakukan atau membuka operasi untuk menerima pengunjung dan lain-lain.

"Tetapi sambil menunggu itu semuanya, karena kan lumayan makan waktu berbulan-bulan, maka akan diperbolehkan untuk mulai melakukan pembenahan infrastruktur," tuturnya.

Sedang untuk penggajian para pekerja, kata Farhan pada tanggal 25 Juli nanti tetap akan dibayarkan melalui BAZNAS dengan nama anggaran infak terikat.

"Infak yang dikhususkan untuk para penerima yang ada di daftar, pendataan ada 121 karyawan disana," jelas Farhan di balai kota.

*Sabtu bertemu Menteri Kebudayaan, Amankan Arca di Kebun Binatang

Dalam kesempatan itu Farhan juga menyampaikan bahwa pada hari Sabtu ini rencananya akan ketemu dengan Menteri Kebudayaan.

Pertemuan itu guna membahas kabar berita yang mengatakan bahwa di Kebun Binatang telah ditemukan arca.

"Nah, arca itu ternyata menurut penyidik dari Kementerian Kebudayaan, itu memang menunjukkan indikasi keaslian dan peninggalan dari masa Pajajaran," ucapnya.

Arca itu akan diamankan oleh Kementerian Kebudayaan. Diharapkan Sabtu nanti sudah bisa diserahkan.

Farhan mengakui arca itu terbengkalai, pasalnya saat diperiksa di dokumen inventarisasi barang sitaan dari Kejaksaan Tinggi maupun dari Pengadilan, arca tersebut tidak termasuk barang yang disita.***