POJOKSATU.id, Kota Bandung – Asap kebakaran yang melalap empat rumah di RT 06 RW 04 Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Jumat (26/9/2025), belum sepenuhnya hilang dari ingatan warga. Dalam sekejap, hunian yang selama ini menjadi ruang nyaman keluarga berubah jadi puing berserakan.

Namun di tengah duka, ada secercah harapan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan langkah cepat agar para korban tidak harus menanggung beban sendirian.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang turun langsung meninjau lokasi menegaskan bahwa meski lahan yang terbakar merupakan aset milik Pemkot, warga tetap mendapat perhatian penuh.

“Kalau pakai program Rutilahu memang tidak bisa, karena ini tanah Pemkot. Tetapi insyaallah solusi tetap ada,” ujar Erwin, dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung, Minggu (28/9/2025).

Ia menyebut, bantuan darurat mulai disalurkan melalui koordinasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) bersama Baznas Kota Bandung.

Paket sembako, beras, selimut, hingga renovasi ringan disiapkan agar warga bisa kembali menempati rumah mereka.

“Terpenting, jangan sampai ada warga yang telantar. Kita hadir, memberi kepastian, sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” kata Erwin.

Selain bantuan logistik, Pemkot juga tengah mengupayakan perbaikan sementara bangunan terdampak.

Koordinasi lintas sektor pun dilakukan, melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Dinas Sosial, hingga peluang dukungan CSR perusahaan maupun masyarakat luas.

Erwin menekankan, kehadiran pemerintah pascabencana bukan hanya sebatas material, tapi juga menghadirkan rasa aman bagi korban.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan warga punya pegangan, bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini,” ujarnya.