POJOKSATU.id, Kota Bandung - Jelang lebaran Idul Fitri 1447 H Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama beberapa dinas, anggota dewan, dan Forkompinda lakukan monitoring harga sembilan bahan pokok (sembako).
Menurut Farhan saat ini harga semua komoditi stabil meski fluktuatif, ketersedian barang pun dijamin aman.
Kalaupun ada kenaikan harga tidak terlalu signifikan perbedaan antara di pasar tradisional dan pasar modern ritel.
"Tadi di pasar tradisional harga sedikit lebih tinggi dibanding disini tapi secara keseluruhan distribusi barang aman tersedia dan stabil. Untuk di ritel pasar modern memang segmen pasarnya berbeda maka disini harga satuannya jadi lebih murah tapi disini gak bisa beli satuan minimal harus beli beberapa banyak lah," ujar Farhan usai monitoring di pasar Kosambi dan Supermarket Yogya Jalan Sunda, Selasa 20 Maret 2026.
Karena perbedaan harganya tidak terlalu jauh Farhan menyimpulkan sementara hari ini harga di pasar tradisional maupun di ritel pasar modern tidak beda jauh, tetap stabil.
"Demikian juga suplai dari bulog di pasar tradisional kebanyakan beras SPHP, dan ada minyak kita. Kalau disini SPHP ada tapi ada juga BeFood atau beras premium produksi dari bulog. Untuk minyak kita nya, gak ada karena gak boleh masuk ke ritel modern. Nah gula berkurang banyak sekali, bagus lah! jangan kebanyakan gula. Jadi tidak ada panic buying, stabil ya," tegasnya.
Hal sama disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Ronny Ahmad Nurudin bahwa di pasar tradisional ataupun di ritel barang tersedia aman dan tidak ditemukan hal yang tidak diinginkan.
Untuk harga, kata Ronny memang lebih murah di ritel.
Ronny berharap baik harga maupun daya beli masyarakat ini tetap stabil sehingga saling menguntungkan bagi masyarakat maupun pedagang.
"Kita berharap belanja ada terus sesuai keinginan pedangan. Kita lihat ramai ya pembeli begitu juga di beberapa mall ada event jadi banyak pengunjung sehingga daya beli tetap ada, mudah-mudahan ekonomi masyarakat terus sejahtera," harapnya.
Ronny pun menjelaskan pihaknya terus memantau harga daging ayam dan sapi yang kemungkinan mengalami kenaikan harga jelang malam takbir.
"Terus monitor, disini kalau beli ayam dibawah harga pasar tradisional. Untuk ayam boiler di pasar tradisional 40-42 disini 36-37 sekian untuk 800 gram daging ayam," ujarnya.



