POJOKSATU.ID - Total penyaluran Kredit UMKM berdasarkan lokasi proyek secara nasional pada posisi September 2025 mencapai Rp1.502,61 triliun.
Jawa Barat mencatat penyaluran Kredit UMKM sebesar Rp188,03 triliun atau 12,51 persen dari total nasional, dengan NPL Gross sebesar 6,17 persen.
Angka tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi penerima Kredit UMKM terbesar kedua setelah Jawa Timur yang mencapai Rp225,88 triliun dengan NPL Gross 4,49 persen.
Baca Juga: GEGER! Gaji PPPK Paruh Waktu Tembus Rp5 Juta, Lulusan SMA pun Kebagian Rezeki Jumbo
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menilai posisi Jawa Barat dalam penyaluran kredit UMKM menunjukkan peran krusial sektor UMKM dalam perekonomian daerah.
"UMKM masih menjadi penggerak utama perekonomian di Jawa Barat. Porsi penyaluran kredit yang besar menunjukkan komitmen perbankan dalam mendukung pelaku usaha, meski kualitas kredit tetap harus menjadi perhatian," ujar Darwisman.
Jumlah rekening UMKM di Jawa Barat per September 2025 tercatat sebanyak 3.487.110 rekening, terdiri dari 3.242.973 rekening kredit mikro, 217.307 rekening kredit kecil, dan 26.830 rekening kredit menengah.
Baca Juga: Teknologi Lifting Wajah Non-Bedah Setara Face Lift Resmi Hadir di ADC Bandung
Total rekening tersebut turun 331.846 rekening atau 8,69 persen (yoy).
Darwisman menambahkan bahwa penurunan jumlah rekening UMKM ini perlu menjadi perhatian bersama.
"Penurunan rekening UMKM dapat mengindikasikan perlunya penguatan akses pembiayaan, pendampingan usaha, serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar tetap bankable," jelasnya.
Baca Juga: DPR Usulkan Rekam Riwayat Pelaku Perundungan Saat Daftar Kuliah
Adapun lima kabupaten/kota dengan penyaluran kredit UMKM terbesar di Jawa Barat adalah Kota Bandung (Rp26,14 triliun), Kabupaten Bekasi (Rp16,68 triliun), Kabupaten Bogor (Rp15,40 triliun), Kabupaten Bandung (Rp13,87 triliun), dan Kota Bekasi (Rp12,47 triliun).
Sementara itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Barat pada posisi September 2025 telah dimanfaatkan oleh 40.616 pelaku usaha, dengan total penyaluran sebesar Rp2,27 triliun dan outstanding mencapai Rp2,21 triliun.
Berdasarkan skema pembiayaan, KUR Mikro mendominasi outstanding KUR Jawa Barat dengan porsi 69,29 persen (Rp1,53 triliun).
Disusul KUR Kecil sebesar 30,30 persen (Rp0,67 triliun), KUR Super Mikro 0,17 persen (Rp3,73 miliar), KUR TKI 0,15 persen (Rp3,35 miliar), dan KUR Khusus 0,09 persen (Rp2 miliar). ***



