POJOKSATU.ID – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan komitmen Provinsi Jawa Barat untuk menjadi pelopor dalam budidaya dan pemanfaatan bambu di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Erwan saat mendampingi Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dalam kunjungan kerja ke Yayasan Pengrajin Bambu Indonesia (YPBI) di Cibinong, Kabupaten Bogor.
Menurut Erwan, bambu merupakan tanaman multi-manfaat yang akan semakin dibutuhkan, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.
Baca Juga: Libur Sekolah 2025: Penumpang Kereta Api dari Daop 2 Bandung Melonjak 18 Persen
"Jawa Barat ingin menjadi provinsi pelopor baik dalam penanaman bambu maupun dalam membudidayakan manfaatnya untuk berbagai kepentingan," tegas Erwan.
Komitmen ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Transmigrasi, terutama mengingat bambu akan digunakan dalam program transmigrasi nasional. Jawa Barat sendiri memiliki potensi bambu yang besar di sejumlah wilayahnya.
Baik Erwan maupun Menteri Viva Yoga menyatakan keinginan untuk mempelajari lebih dalam mengenai budidaya dan pemanfaatan bambu dari YPBI, yang diketuai oleh tokoh bambu Aki Jatnika Nanggamihardja.
Baca Juga: Pertamina Regional JBB Tanggap Banjir Cawang, Salurkan Bantuan Sembako untuk Ratusan Warga
"Alhamdulillah, saya dapat ilmu banyak dari Aki Jatnika tentang bambu dengan segala manfaat dan kegunaannya, baik untuk kepentingan ekologis maupun ekonomis," ujar Erwan.
Erwan menambahkan bahwa bambu adalah "harta karun bangsa Indonesia" yang harus dijaga dan dibudidayakan secara maksimal. Ia menyayangkan persepsi yang seringkali melupakan nilai tinggi bambu, khususnya secara ekonomi. Erwan juga mengingatkan bahwa bambu memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Ia mengakui bahwa Indonesia masih tertinggal jauh dari Tiongkok dan Jerman dalam teknologi bambu, salah satunya karena bambu sering dianggap sebagai tanaman biasa.
"Bahkan sebagian dari bangsa kita menganggap bambu itu identik dengan kemiskinan," ungkapnya.
Padahal, bambu memiliki nilai estetika tinggi untuk berbagai jenis bangunan.
Atas dasar itu, Erwan mengajak semua pihak untuk menggalakkan gerakan menanam bambu, terutama di tengah ancaman perubahan iklim global.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
"Satu pohon bambu saja ternyata menghasilkan banyak oksigen yang dibutuhkan setiap hari oleh kita sebagai makhluk hidup," pungkasnya. ***



