POJOKSATU.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen menekan angka kasus Thalassemia melalui edukasi dan deteksi dini.
Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng Persatuan Orang Tua Penyandang Thalassemia Indonesia (POPTI) Jawa Barat untuk menggelar skrining massal yang akan melibatkan 1.500 relawan di Kota Cirebon dalam waktu dekat.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut saat menerima audiensi pengurus POPTI Jabar di Gedung Sate, Bandung.
Baca Juga: Resmi! Eric Dier Tinggalkan Bayern dan Gabung AS Monaco, Kontrak Panjang Jadi Sorotan
Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah efektif untuk memutus mata rantai kelahiran penyandang Thalassemia baru di Jawa Barat.
"Saya sangat mendukung kegiatan skrining ini agar masyarakat lebih peduli terhadap bahaya Thalassemia. Deteksi dini harus terus digencarkan secara masif," ujar Erwan.
Berdasarkan data POPTI Jawa Barat, hingga tahun 2024 tercatat sebanyak 13.406 penyandang Thalassemia di Indonesia.
Sebanyak 5.417 di antaranya atau sekitar 40 persen berasal dari Jawa Barat, menjadikan wilayah ini sebagai provinsi dengan jumlah kasus tertinggi secara nasional.
Angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Erwan menegaskan, pencegahan Thalassemia perlu melibatkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, organisasi sosial, maupun masyarakat umum.
"Kontribusi semua pihak sangat penting untuk menurunkan angka Thalassemia dan menyelamatkan generasi mendatang," katanya.
Baca Juga: Dicap Artis Jalur Duka, Ini Alasan Fuji Ogah Laporkan Para Haters
Thalassemia merupakan penyakit genetik yang diturunkan dari kedua orang tua.
enyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami anemia berat, gangguan pertumbuhan, komplikasi organ, hingga risiko kematian dini jika tidak ditangani dengan baik.
Baca Juga: Ono Surono: PDI Perjuangan Siap Dampingi Aura Cinta yang Dibully Usai Debat dengan Dedi Mulyadi
Skrining dini menjadi langkah krusial untuk menekan prevalensi Thalassemia sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Jawa Barat. ***



