POJOKSATU.id - Kabupaten Bandung membuat inovasi dimana sampah diolah jadi oksigen. Bagaimana caranya?

Inovasi tersebut dikenalkan Bupati Bandung Dadang Supriatna di launching gerakan pengendalian perubahan iklim.

Gerakan tersebut merupakan salah satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung.

Menurut Dadang Supriatna, kini sudah saatnya untuk lebih peduli dengan lingkungan.

Baca Juga: DELAPAN POIN Menuju Trofi, Hadapi Sisa Lima Ujian PENENTU, Robi Darwis SIAP ANTAR Maung Bandung Juara Liga 1, Janji TAMPIL ALL OUT Demi KUNCI GELAR

"Jika peduli terhadap lingkungan atau alam, maka alam akan menjaga kita," ujarnya, ditemui di Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (22/4/2025).

Dalam kesempatan itu, Dadang juga menyampaikan pesan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar mengembalikan alam sebagaimana mestinya.

"Kegiatan ini selaras dengan apa yang menjadi harapan, baik program Pak Presiden maupun program Pak Gubernur," katanya.

Program strategis yang digulirkan pada periode kedua kepemimpinannya itu sesuai dengan program Presiden dan Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga: Sidang Kasus Korupsi Eks Wali Kota Semarang: Iuran Pegawai Diduga Danai Lomba Masak Nasi Goreng Khas Mbak Ita hingga Politik

Pada periode pertama, di Kabupaten Bandung sempat mendapatkan penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yaitu piagam Proklim.

Ia lantas menyinggung soal sampah di Kabupaten Bandung yang mencapai 1.280 ton per hari.

"Insya Allah dari program yang akan diluncurkan, dari pengolahan sampah menghasilkan oksigen. Insya Allah pengelolaan sampah bisa diselesaikan," ungkap dia.

Sosok yang akrab disapa Kang DS ini berharap, pengolahan sampah menghasilkan oksigen bisa dilaunching Presiden atau minimal oleh Gubernur.

"Saya merasa bangga di Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung ini ada warga Kabupaten Bandung yang bisa menemukan (pengolahan sampah menghasilkan oksigen) yang saat ini belum selesai secara langsung dan masih menyimpan masalah," jelasnya.

Dari mulai sampah, ada empat komponen yang dilakukan. Pertama, mulai penanganan sampah melalui LCO, dan setiap rumah diwajibkan membuat dua LCO.

Kedua, pengolahan sampah di tingkat RW, dikelola di tingkat desa dengan cara pilah, pilih dan olah sampah. Bank sampah di tingkat kecamatan.

"Dari mesin cacah menghasil RDF (refuse derived fuel), dari RDF menghasilkan sisa residu dan langsung dibakar lagi menghasilkan karbon," ujarnya.

Baca Juga: Google Doodle Hari Bumi 2025: 6 Aksi Nyata dan Fakta Menarik untuk Selamatkan Planet Kita

"Insya Allah di Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung ini warga Kabupaten Bandung sudah menemukan inovasi yang sangat luar biasa. Dari sampah yang dibakar menghasilkan oksigen," katanya.

Kang DS mengaku optimis inovasi tersebut bisa menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Bandung.

"Isu yang masih berlangsung ada 4. Pertama masalah sampah, kedua banjir, ketiga kemacetan dan keempat masalah tata ruang. Itu yang harus kita melakukan langkah-langkah ikhtiar," tandasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Bandung, Asep Kusumah mengatakan, program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung salah satu tema yang diangkat adalah gerakan pengendalian perubahan iklim.

Baca Juga: Daftar Pilihan Kampus Keagamaan Islam Negeri 2025: 58 PTKIN dan 1 PTN Siap Menerima Mahasiswa Baru

"Di mana didalamnya banyak sekali kegiatan yang akan disuport gerakan pengendalian perubahan iklim fokus pada dua aspek, yaitu aspek mitigasi dan adaptasi."

"Penjabarannya mulai dari pengolahan sampah, pengolahan kotoran sapi, kemudian upaya konservasi melalui Taman Kehati," tutur Asep.

Lalu ada juga regulasi yang dihadirkan melalui Instruksi Bupati Bandung tahun 2025.

Tidak kalah penting adalah melibatkan berbagai komponen karena di mana-mana Bupati Bandung menegaskan bahwa bicara lingkungan bicara peradaban.

"Bicara peradaban bicara prilaku. Bicara lingkungan bicara tentang kita. Bagaimana kita semua jujur berpotensi menjadi sumber masalah."

"Tetapi dengan kolaborasi dan kebersamaan kita berpotensi jadi sumber solusi untuk lingkungan," katanya.***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS