POJOKSATU.id, Kota Bandung - Waspada peningkatan kasus influenza, khususnya influenza Tipe A, Dinkes Kota Bandung menghimbau warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta segera ke layanan kesehatan apabila mengalami gejala flu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam mengatakan, saat ini terjadi peningkatan kasus influenza yang membuat lebih banyak warga mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan.
Namun, ia menyebut, masyarakat tidak perlu panik karena penyakit tersebut dapat ditangani dengan baik dan tidak menyebabkan fatalitas seperti yang dikhawatirkan sebagian masyarakat.
Baca Juga: Hanya 15 Titik Berpeluang Jadi Wilayah Tambang Rakyat di Mandailing Natal, 21 Lokasi Gugur
"Untuk kasus influenza di Kota Bandung ada peningkatan. Masyarakat yang datang ke fasilitas pelayanan kesehatan juga meningkat, terutama ke instalasi gawat darurat. Padahal kasus influenza sebetulnya bisa ditangani di Puskesmas, klinik pratama, dokter praktik maupun poliklinik rumah sakit," ujar Sony di Balai Kota Bandung, Senin 28 September 2026.
Menurutnya, langkah pencegahan menjadi kunci utama untuk mengendalikan penyebaran Influenza Tipe A yang menular melalui percikan droplet.
Sony menjelaskan, gejala influenza pada umumnya meliputi demam, pegal-pegal, sakit kepala, mual, hingga kondisi tubuh yang terasa lemas.
Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Paling utama untuk pencegahan adalah menggunakan masker karena penularannya melalui droplet. Selain itu rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit, serta menjaga daya tahan tubuh," katanya.
Ia menambahkan, menjaga imunitas dapat dilakukan dengan berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, beristirahat cukup, dan menjaga kebersihan diri sehari-hari.
Baca Juga: Terungkap di RDP, CCTV Sengaja Tak Dipasang di Rumah Dinas Lapas Cibinong ke Arah Kamar Mewah
Sebagai bentuk antisipasi, Dinkes Kota Bandung terus memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Upaya tersebut dilakukan melalui promosi kesehatan di Puskesmas maupun edukasi langsung kepada pasien yang datang berobat.
"Kami melakukan promosi kesehatan di Puskesmas kepada masyarakat, kemudian memberikan edukasi secara langsung kepada pasien-pasien yang datang ke fasilitas pelayanan kesehatan," ungkap Sony.
Baca Juga: Ratusan Ribu Batang Rokok Bodong Disita, Bea Cukai Jember Selamatkan Uang Negara Rp105 Juta
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gejala flu.
Dengan penanganan yang tepat dan istirahat yang cukup, proses penyembuhan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus mencegah penularan kepada orang lain.
"Kalau ada gejala flu, datanglah ke klinik, Puskesmas atau dokter praktik mandiri untuk mendapatkan pengobatan. Kemudian istirahat supaya penyakitnya tidak menular kepada orang lain," tuturnya.
Baca Juga: Respon Tuntutan Pedagang Pasar Tanjung, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas Jalan Samanhudi
Terkait kekhawatiran masyarakat terhadap Influenza Tipe A yang belakangan ramai diperbincangkan, Sony memastikan penyakit tersebut terus dipantau oleh Kementerian Kesehatan melalui sistem surveilans influenza.
Di Kota Bandung, pemantauan dilakukan melalui Puskesmas Padasuka yang menjadi lokasi sentinel pemeriksaan influenza.
Sampel pasien dengan gejala flu diambil dan dikirim untuk diperiksa lebih lanjut sebagai bagian dari pemantauan perkembangan virus.
Baca Juga: Hingga September, 3,97 Juta Anak Terindikasi Tidak Sekolah, Kemenag Integrasikan Data Madrasah
"Influenza ini merupakan strain virus yang terus dipantau oleh Kementerian Kesehatan. Dari hasil pemantauan yang ada, masyarakat tidak perlu panik. Yang penting menerapkan langkah pencegahan dan segera berobat jika mengalami gejala," katanya.***



