POJOKSATU.id - Satu lagi inovasi Kabupaten Bandung yang resmi melaunching 5 varietas pangan lokal unggulan dan sudah didaftarkan ke Kementerian Pertanian.

Inovasi ini merupakan salah satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan, 5 varietas lokal tersebut memiliki aspek khas dan keunggulan masing-masing dan mendapat respon positif dari masyarakat.

Hal itu dibuktikan dengan permintaan kontinyu, bahkan sudah merambah pasar internasional.

Baca Juga: Viral Teror Ketuk Pintu Rumah di Karawang, Ninik Kurinci: Ada Tiga Sosok Pocong Pesugihan

Kelima varietas lokal itu yakni Padi Ciparay Seungit, Ubi Jalar Arnet Cimaung, Ubi Jalar Murasaki Cimaung, Ubi Jalar Rancing Ungu Cimaung, dan Bawang Putih Lumbu Kebo.

"Alhamdulillah, Kabupaten Bandung berhasil mendaftarkan lima varietas lokal kepada Kementerian Pertanian," ucap Dadang saat launching di Sutan Raja Soreang, Kamis 15 Mei 2025.

5 varietas pangan lokal ini mampu meningkatkan produktivitas, ketahanan terhadap penyakit, serta adaptif terhadap perubahan iklim.

Inovasi ini dilakukan karena pertanian merupakan sektor yang sangat vital.

Baca Juga: Sosok Ida Nur Hayati, Oknum Sekdes di Lamongan Viral Diduga Berduaan dengan Kades Tanpa Busana

Terlebih dengan pertumbuhan penduduk yang tak teralakkan, maka penyediaan sumber pangan berkelanjutan menjadi tantangan tersendiri.

Menurut Kang DS, sapaan akrabnya, Kabupaten Bandung harus terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

Ini perlu dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Dia juga mengajark seluruh masyarakat, khususnya para petani, untuk terbuka terhadap perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di bidang pertanian.

"Melalui riset dan pemilihan varietas yang tepat, kita bisa memastikan bahwa tanah kita memberikan hasil yang maksimal," ujarnya.

Kang DS juga berpesan untuk selalu bekerja sama dengan ilmuwan, penyuluh pertanian, dan berbagai pihak terkait.

Dengan demikian, upaya mengenalkan dan mengimplementasikan varietas-varietas unggul lokal yang telah terbukti dapat meningkatkan produktivitas.

Ia menegaskan, agar inovasi ini tidak hanya berhenti pada launchong saja.

"Tetapi bisa diimplementasikan sampai ke sawah-sawah petani, ke pasar-pasar lokal dan regional, dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat," seru dia.

Baca Juga: Demi Murid, Guru di Merangin Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Rusak, Haru Sekaligus Bikin Geram!

Kang DS memastikan, Pemkab Bandung akan terus mendukung program-program yang berkaitan dengan pertanian, pelatihan bagi para petani, serta penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS