POJOKSATU.ID - Happy Harvest Supermarket menyelenggarakan lomba menyelenggarakan Koki Muda Nusantara (KoMuNu), dengan peserta usia 15-24 tahun.

Direktur Happy Harvest Supermarket Bandung, Meshvara Kanjaya mengatakan, kegiatan KoMuNu awalnya dari rasa keprihatinan melihat generasi muda yang kurang bisa menikmati masakan nusantara.

"Generasi muda kita adalah masa depan bagi Indonesia, jika mereka bisa menikmati masakan nusantara maka makanan Indonesia pun akan dikenal lebih luas nantinya," jelasnya.

Selain itu, Meshvara megungkapkan, salah satu alasannya kenapa membidik generasi muda usia 15-24 tahun karena banyak diantaranya yang masih bingung mencari jati dirinya.

Baca Juga: Lestarikan Hutan Melalui Wakaf Hutan, Begini Penjelasannya

"Mereka suka masak, tapi gak tau sukanya apa. Nah, kami coba arahkan ke nusantara barangkali ini juga akan menjadi jalan mereka kedepannya," harapnya.

Meshvara mempercayai ungkapan dari perutnya turun ke hati. Sehingga, lanjut Meshvara, barang siapa yang mencintai masakan nusantara akan bisa membawanya dan memperkenalkan lebih luas lagi.

"Ini adalah kegiatan pertama kami, ada 32 peserta koki muda yang mendaftar yang berasal dari berbagai SMK dan kampus di Bandung. Kami berencana akan menjadikan agenda ini setiap tahunnya, tahun depan mungkin akan lebih bervariasi lagi," ungkapnya

Meshvara menegaskan, KoMuNu bukan sekedar ajang mencari bakat terbaik, tetapi juga memberikan panggung bagi anak muda untuk mengenalkan sekaligus mengolah kuliner khas Nusantara agar lebih dicintai dan membuat kuliner Indonesia tidak kalah bersaing dengan jenis masakan dari negara lain.

Baca Juga: Sebelum Airlangga Mundur, Ternyata Ganjar Pernah Ingatkan Soal Intervensi Kekuatan ke Partai Politik

"Kuliner kita kaya akan rempah dan rasa, serta memiliki banyak nilai sejarah. Bahkan yang telah masuk top rank dunia, sehingga patut untuk tetap kita lestarikan agar bisa sama populernya dengan kuliner dari negara Asia lainnya seperti Jepang dan Korea," jelasnya.

Mekanisme kompetisi dibuat menarik yaitu dengan konsep “Misteri Box”, dimana masing-masing peserta mendapatkan kotak yang berbeda dan dituntut untuk mengkreasikan masakan sesuai dengan bahan di dalam kotak tersebut.

Dengan waktu kurang lebih 90 menit, peserta diharapkan mampu memberikan hasil masakan terbaik mereka yang akan dinilai berdasarkan keterampilan memasak, kebersihan saat memasak, cita rasa hingga presentasi hasil masakan di hadapan para dewan juri.

Hadiah total senilai Rp14 juta akan dibawa pulang untuk tiga grup pemenang. Tidak ketinggalan, serangkaian acara menarik juga dikemas untuk menambah semarak event kuliner perdana dari Happy Harvest Supermarket ini seperti cooking demo, culinary talkshow hingga quiz dan doorprize.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen, OJK Siap Luncurkan Program GENCARKAN dan Anti-Scam Center

Penjurian acara KoMuNu akan dilakukan secara langsung oleh juri profesional di bidangnya yaitu Chef Martin Praja selaku professional chef, Chef Lilik Hariyanto dari Universitas Pradita, Chef Surya, Ir. Petrus Gandamana serta Direktur Happy Harvest Supermarket yakni Meshvara Kanjaya.

Tidak hanya itu, kemeriahan Koki Muda Nusantara juga terlihat dari ragamnya kostum peserta, mewakili daerah peserta masing-masing dan akan dinilai berdasarkan voting untuk menentukan pemenang kostum terbaik yang berhak atas nilai hadiah Rp 700 ribu.

Professional Chef Martin Praja mengatakan, para juri selain melihat apakah tema masakannya sesuai tema ada pula penilaian lainnya seperti higenis, kreatif, dan citarasanya.

"Saya berharap hal ini akan menjadi fundamental mental mereka, kelak ketika sudah lulus sekolah mereka bisa menjadi seorang profesional chef yang konsen dengan tema nusantara," ucapnya.

Baca Juga: Momen HUT RI ke-79, Menhub Bakal Uji Coba Trem Otonom, Whoosh Part 2 Bakal Operasi IKN

Chef Martin mengatakan, banyak makanan nusantara yang sebenarnya sangat terkenal namun tidak banyak yang tau asalnya darimana.

"Begitu pun dengan makanan di setiap daerah, Bandung bukan hanya sekedar seblaknya, Palembang bukan hanya sekedar pempeknya, Yogjakarta bukan sekedar gudegnya. Hal inilah yang ingin kamu gali lebih dalam," jelasnya.

Sebagai informasi, kegiatan KoMuNu juga sebagai salah satu cara Happy Harvest menyambut HUT RI ke-79.***