POJOKSATU.id, Bandung – Semangat gotong royong bukan cuma slogan di Cipadung Kidul.

Warga RW hingga kelurahan turun tangan langsung, bareng-bareng bangun kota.

Hal itu ditekankan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat hadir di peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22 sekaligus ulang tahun ke-25 Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Cipadung Kidul, Sabtu (2/8/2025).

"Usia 25 tahun itu bukti bahwa LPM Cipadung Kidul bukan sekadar organisasi, tapi mitra penting pemerintah dalam menggerakkan warga," kata Erwin di hadapan ratusan warga yang hadir.

Menurutnya, gotong royong bukan hanya warisan budaya, tapi kekuatan sosial yang jadi motor penggerak pembangunan.

“Pemerintah bisa bikin program sebanyak apa pun, tapi kalau warga nggak terlibat, hasilnya nggak maksimal. Kuncinya tetap kolaborasi,” tegasnya.

Peringatan BBGRM tahun ini nggak cuma seremonial.

Ada apel warga, pembagian sembako, alat tulis dan kebersihan, senam bareng, jalan santai, sampai lomba mewarnai untuk anak-anak.

Suasananya hangat dan penuh kebersamaan.

Ketua LPM Cipadung Kidul, Ajat Sudrajat, menyampaikan bahwa kegiatan BBGRM sebenarnya sudah mulai jauh sebelum puncak acara.

“Kami lakukan normalisasi saluran air di enam RW, bareng DSDABM dan UPT PU Gedebage, buat cegah banjir,” jelasnya.

Yang menarik, 60 persen dana kegiatan ini datang dari swadaya warga. Selebihnya dari APBD Kota Bandung.

“Ini bukti nyata semangat gotong royong, bukan cuma ngomong tapi benar-benar dilakukan,” tambah Ajat.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, LPM juga meluncurkan dua program unik yaitu Nyala (Nyaah ka Lansia) dan Nyatim (Nyaah ka Anak Yatim).

Lewat dua program ini, LPM ingin pastikan tak ada lansia dan anak yatim yang merasa sendirian di lingkungan mereka.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brilyana, turut mengapresiasi inisiatif warga Cipadung Kidul.

Menurutnya, gerakan semacam ini seharusnya jadi inspirasi buat wilayah lain.

“Ini bukan sekadar acara tahunan. Ini contoh hidup bagaimana masyarakat dan pemerintah bisa jalan bareng demi Bandung yang lebih baik,” ujarnya.