POJOKSATU.id, Kota Bandung - Ngamumule (melestarikan) budaya Sunda salah satunya bela diri Pencak Silat menjadi sebuah keharusan bagi generasi kini.

Hal itu karena seni bela diri Pencak Silat merupakan seni bela diri khas yang dimilik Indonesia.

Dan untuk lebih mengelorakannya, kementrian kebudayaan, DPR RI bersama kelompok masyarakat pecinta Pencak Silat menggelar semarak budaya Pasanggiri Pencak Silat tingkat SD dan SMP.

Baca Juga: War Tiket Upacara HUT RI 2026 Dibuka Lagi, Catat Jadwal Pendaftaran Tambahan

Ketua Penyelenggara Pasanggiri Pencak Silat tingkat SD dan SMP Rizki Putra Utama mengatakan kegiatan ini dibantu atau diadvokasi oleh Bu Ledia Hanifa Amaliah selaku anggota DPR RI berkolaborasi dengan Kemenbud.

"Alhamdulillah dari peserta sendiri ada delapan perguruan yang terdiri dari tujuh dari kota Bandung dan satu perserta lagi dari wilayah Cimahi," ujar Rizki kepada wartawan.

Tujuan diadakannya Pasanggiri ini kata Rizki untuk memprestasi anak-anak SMP yang tadinya mereka memang sudah suka dan sering berlatih Pencak Silat.

Baca Juga: 7 Cara Mematikan Laptop yang Benar agar Tetap Awet, Jangan Asal Tutup Layar

Lantas diuji coba kan disini dengan harapannya tidak hanya sebagai kontestasi tapi ada keberlanjutan ke depannya.

"Kita kolaborasi dengan Kemenbud juga.
Yang harapannya bagi juara-juara yang memang sudah diumumkan pada hari ini, itu ada jenjang karir juara ke depannya. Selebihnya sih inginnya menambah semangat lagi ya untuk para siswa, (1:11) khususnya siswa SMP yang hari ini sedang bertanding, itu untuk terus berprestasi di bidang kesilatan ini," tuturnya.

Masih kata Rizki, sebenarnya hari ini khusus hanya dari SMP dan besok hari Minggu untuk tingkat SD. Peserta Pasanggiri sendiri diakuinya merupakan pelajar penerima program Indonesia pintar (PIP).

Baca Juga: Lemak Membandel di Panggangan Bisa Hilang, Begini Cara Membersihkannya

"Jadi yang dapat PIP ini jangan sampai ketika mereka hanya dapat saja, tapi kita coba dorong juga agar mereka itu bisa mandiri, berdikari dan juga berprestasi. Baik itu di bidang budayaan, pendidikan, dan bidang-bidang lainnya," tutupnya seraya mengatakan Pencak Silat ini harus terus dirawat karena merupakan salah satu identitas bangsa khususnya Jawa Barat juga.

Sementara itu menurut Ledia acara hari ini harus mengembirakan karena pihaknya sedang mengupayakan untuk menghidupkan kembali, menjaga, memelihara objek pemajuan kebudayaan salah satunya Pencak Silat.

"Dari sisi budaya, bukan yang sisi olahraganya. Tentu kita mengembangkan budaya kita dan kita juga menginginkan agar generasi muda mengenali dan mencintai budaya Indonesia melalui Pencak Silat ini dan insya Allah kita akan terus mengembangkan sportivitas kita, kecintaan kita kepada budaya," ujarnya.

Baca Juga: Magang Kemdiktisaintek 2026 Buka 7 Formasi, Mahasiswa Bisa Daftar sampai 18 Agustus

Ledia juga berharap kegiatan hari ini bukan untuk menang-menangan tapi meskipun bersifat kompetisi tetapi menjadisebuah festival, sebuah perayaan guna mengingatkan bahwa Indonesia sangat kaya terutama dalam budayanya.

"Selamat mengikuti semua kegiatan semarak Budaya hari ini dan ambil manfaat sebesar-besarnya. Para guru, para pelatih, para pembimbing terima kasih ya sudah terus mengajak dan memotivasi anak-anak kita untuk terus mengembangkan bakat-bakat mereka. Terima kasih juga pada anak-anak untuk terus mencintai budaya Indonesia. Juga yang memberikan support untuk pemajuan kebudayaan di Indonesia tetap semangat, tetap mencintai budaya Indonesia, salam budaya," tutupnya.***