POJOKSATU.id - Aksi demo dari kalangan Buruh, kembali digelar di depan Gedung Sate Bandung, Kamis 28 Desember 2023.
Ditengah banyaknya wisatawan yang sedang berlibur di Kota Bandung, buruh yang berasal dari berbagai serikat di Jabar kembali menggelar demo di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Kamis (28/12) siang.
Massa buruh berkumpul tepat di depan gedung sambil membawa spanduk dan poster berisi tuntutan.
Baca Juga: Diduga Langgar Aturan Kampanye, Kubu Anies Baswedan Laporkan Gibran ke Bawaslu
Didepan Gedung Sate juga telah siap empat mobil bak terbuka, yang akan dipakai pimpinan serikat untuk bergantian menyampaikan orasi.
Adanya aksi demo (unjuk rasa) dari kalangan Buruh, membuat Polisi menutup ruas Jalan Diponegoro.
Jalan yang ditutup, tepatnya di depan Gedung Sate.
Informasi yang dihimpun, ada sekitar tiga tuntutan yang disampaikan buruh dalam aksi itu yakni terkait revisi atas Keputusan Gubernur yang mengatur tentang UMK 2024, kenaikan upah buruh dengan masa kerja 1 tahun, dan penolakan atas UU Cipta Kerja termasuk turunannya yakni Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Kawasan Monumen Perjuangan di Kota Bandung Kini Digunakan untuk Umum
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, saat diminta tanggapan adanya aksi unjuk rasa oleh kalangan Buruh,menyatakan polisi sudah menyiapkan pengamanan terkait demo yang digelar oleh buruh. Dia pun meminta agar buruh dapat menggelar demo secara tertib dan tak mengganggu aktivitas masyarakat.
"Kalau demo ini kan memang sudah beberapa hari ya, terjadi demo. Kita juga sudah mempersiapkan pengamanan terkait dengan demo tersebut," jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo.
Dirinya berharap, untuk demo berikutnya walaupun dilaksanakan diharapkan untuk tidak mengganggu aktivitas masyarakat umum.
Baca Juga: Roy Suryo Dibikin Malu, Pakar Telematika Ini Patahkan Pernyataannya Soal Kecurangan Gibran
"Saya berharap semua bisa berjalan lancar, sehingga semua bisa kita fasilitasi dengan pengamanan dan kita jaga keamanan, baik keamanan demo ataupun keamanan dari masyarakat umum yang sedang beraktifitas, apalagi tengah menikmati liburan di Kota Bandung," terangnya. ***



