POJOKSATU.ID - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) tengah memacu penyelesaian proyek strategis Gardu Induk (GI) Deltam as. Proyek ini ditargetkan rampung pada Juli 2025 untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Jawa Barat, khususnya dalam menyuplai kebutuhan listri k bagi sektor industri dan pusat data berskala internasional.
General Manager UIP JBT, Widya Anggoro Putro, menegaskan pentingnya GI Deltamas dalam menjamin pasokan listrik yang andal.
"Kapasitas gardu induk ini akan mencapai 1.000 Mega Volt Ampere (MVA). Ini menjadi salah satu proyek prioritas kami untuk mendukung suplai listrik di wilayah Karawang, Bekasi, Cikarang, dan Purwakarta," kata Widya.
Proyek ini bertujuan utama menopang pertumbuhan industri nasional, termasuk penyambungan listrik tegangan tinggi untuk pabrik-pabrik. Widya juga menyoroti dukungan penuh PLN terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengejar pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, dengan ketersediaan listrik yang andal sebagai fondasi utamanya.
GI Deltamas juga akan menjadi tulang punggung pasokan listrik bagi industri pusat data yang menjadi prioritas nasional. Pemerintah tengah mendorong Penanaman Modal Asing (PMA) dari raksasa teknologi dunia seperti Microsoft dan Amazon yang berencana membangun pusat data di kawasan tersebut. Proyek ini diharapkan menciptakan ribuan lapangan kerja, baik pada tahap konstruksi maupun operasional.
"Prinsip kami adalah ‘ban depan dulu yang jalan’. Artinya, kami siapkan pasokan listriknya terlebih dahulu untuk memastikan daya tarik bagi investor," ujar Widya, menegaskan komitmen PLN dalam menyediakan infrastruktur kelistrikan sebelum investasi masuk.
Kontribusi Ekonomi Lokal dan Energi Terbarukan
Selain GI Deltamas, PLN juga menggarap proyek besar lainnya seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cisokan, yang ditargetkan menambah pasokan listrik sebesar 1.000 megawatt dari energi baru terbarukan. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mencapai net zero emission pada 2060.
Baca Juga: Komisi I Desak Prabowo dan Negara Islam Bersuara di PBB, Jangan Sampai Perang Dunia Ketiga Terjadi
Manager PLN UPP JBT 3, Nimrot Tambunan, menambahkan bahwa Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Deltamas 500 kV dirancang untuk memperkuat pasokan listrik di kawasan industri strategis seperti Deltamas, Greenland International Industrial Center (GIIC), serta pelanggan prioritas seperti Kawasan Teknologi Terpadu (KTT) dan masyarakat Cikarang.
"Infrastruktur ini menyuplai hampir seluruh pabrik dan kawasan industri di daerah tersebut, menjadi tulang punggung kelistrikan untuk aktivitas ekonomi di Bekasi dan Jawa Barat," jelas Nimrot.
Proyek ini tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal. Lebih dari 1.042 tenaga kerja lokal terlibat dalam pengerjaan proyek, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 50,53 persen. Ini menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung industri nasional dan pemberdayaan masyarakat.
"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan pembangunan gardu ini, mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bekasi, TNI, Polri, hingga Kejaksaan," tutup Nimrot.***



