POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, mengatakan rencana kawasan ekonomi khusus hingga kuliner dunia di Pasar Baru dan sekitarnya masih menunggu kepastian dari berbagai pihak terkait meski konsepnya sudah ada.
"Kalau itu memang konsepnya sudah masuk, tapi saya memang menunggu kepastian dari kesiapan para pelakunya dulu. Dan juga kerja sama dalam rangka pembangunan penyiapan lokasi," ujar Farhan di balai kota, Senin 24/8/2026.
Hal itu kata Farhan, karena semuanya dalam format kerjasama investasi antar swasta. Sedangkan pemerintah sendiri hanya mengatur regulasinya.
"Artinya kita kembali ke fungsi penataan dan penertiban. Investasi 100% swasta. Kalau konsepnya mah udah bagus akan melibatkan area di Pasar Baru dan juga Pecinan Lama. Keren lah. Itu akan memberikan alasan untuk kita di tahun 2027 semua jalan-jalan kecil diantaranya jalan ABC, Suniaraja, Alkateri, belakang pasar, Dulatif akan dirapihin lagi semuanya," tandasnya.
Lanjutnya hal itu sesuai dengan kesepakatan dengan Gubernur.
"Tematik nanti beda-beda, yang udah Pecinan Lama. Mungkin jadi ada dua konsep lah. Satu Pecinan Lama, satu lagi yang konsep dibuka hanya setiap malam. Datang bersih, pulang bersih," ucapnya.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Bantah Blokir Rekening Botok Jelang Demo 27 Agustus: Cuma Penundaan Transaksi
Sementara itu untuk shuttle (kendaraan khusus) dari bandara ke pasar baru kata Farhan belum ada.
"Tapi usulannya sudah ada. Saya masih menunggu usulan dari beberapa pelaku angkutan swasta untuk menyediakan shuttle antara bandara dengan beberapa titik yang lain. Apakah itu Pasar Baru, ataukah itu Dago, dan lain-lain," tutupnya.***



