POJOKSATU.id, Kota Bandung - Kasus tragis anak SMAN 5 meninggal dunia setelah dianiaya oleh sekelompok orang.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa saat ini kembali dihidupkan patroli mobile guna mengusir tongkrongan motor motor di malam hari.
"Masalah geng motor saya sudah lihat sendiri korbannya sudah ada, anak kita sendiri. Maka tidak akan ada toleransi untuk geng motor tidak boleh kumpul kumpul pake motor dipinggir jalan tidak boleh pawai-pawai bawa motor," jelas Farhan usai rapat di kantor Disbudpar Prov Jabar, Senin 16 Maret 2026.
Karenanya kata dia, Pemkot kolaborasi dengan kodim dan kepolisian serta forkompinda akan melakukan patroli aktif setiap hari untuk mempersempit pergerakan geng motor.
"Maka geng motor ini akan dikenai tindakan preventif dan represif terukur. Selalu aktif sebenarnya patroli dulu juga cuma kan kita sudah serahkan kan ke wilayah wilayah mungkin agak longgar. Kita perketat lagi jadi kita akan membuat tim patroli mobile terdiri dari Pemkot, Kodim, Kepolisian dan juga Forkompinda," ujarnya.
Farhan memastikan aksi brutal terhadap siswa SMAN 5 itu terindikasi dilakukan oleh geng motor. Dan ia melihata saat ini geng motor hidup kembali.
"Kemarin saya lihat sendiri di persimpangan jalan Sumbawa Belitung saya lagi naik motor sore sore udah lampu hijau tiba tiba dari sisi jalan Belitung yang merah rombongan tuh gak sampai dua puluh orang tuh, jadi sekarang kelompok nya kecil kecil pada pake baju hitam knalpot nya brong, bawa bendera negara asing ciri cirinya itu," tuturnya.
Lanjut dia penindakan dilakukan preventif namun jika tidak bisa maka represif terukur. Dan tidak akan melakukan persuasif lagi.
"Gini jadi temen-temen club motor yang suka nongkrong di jalan Asia Afrika, tolong dihentikan dulu kegiatan nongkrong nya karena itu akan menimbulkan ekses jadi itu bagian preventif. Kedua kepada para bobotoh Persib jangan mau ditunggangi oleh para perusuh jangan sampai ada tuduhan setiap kali bobotoh ngumpul maka pasti terjadi kerusuhan nah itu bagian dari preventif yang kita lakukan. Sedangkan kegiatan represifnya kalau sampai terjadi pelanggaran kita tindak tegas kita himbau untuk dibubarkan," tegasnya.



