POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengakui hubungannya dengan Wali Kota tidak harmonis.
Malah kata dia sejak dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 20 Febuari 2025, sebagai wakil dirinya tidak pernah dilibatkan dalam urusan krusial kedinasan.
"Ya sebenarnya dulu juga sesudah dilantik hanya beberapa kali pertemuan, saya nggak pernah dilibatkan terkait program di Kota Bandung ini. Terus terang saja, saya selama ini tidak pernah diajak ya oleh Walikota. Dari mulai pergeseran anggaran, anggaran perubahan, anggaran APBD, program kerja Kota Bandung, rotasi mutasi, saya belum pernah diajak gitu," ujar Erwin di balaikota, Senin 6 Juli 2026.
Kalaupun sempat diajak rapat pimpinan namun tidak bicara.
"Cuma kemarin aja terakhir saya diajak rapat pimpinan, itu pun saya nggak bicara apa-apa," curhatnya.
Disinggung hubungannya dinilai tidak baik, Erwin mempersilahkan untuk dinilai sendiri.
Baca Juga: Heboh Ikan Mabuk di Citarum Karawang, Satgas Ungkap Fakta Mengejutkan soal Dugaan Limbah Pabrik
"Saya tidak tahu, silakan saja wartawan yang menilai. Tapi saya intinya bahwa Sami'na wa Atho'na ya kepada pimpinan. Apa pun keinginan pimpinan saya akan ikut," tegasnya.
Lanjutnya, karena posisi sebagai wakil, Erwin selama ini selalu menanyakan terkait program, apakah berjalan sesuai dengan RPJMD dan janji kampanye atau tidak. Dan diakuinya belum mengetahuinya.
Erwin juga menyebut sudah berkali-kali memberikan masukan namun terrealisasi atau tidak itu, kewenangan Wali Kota.
"Mungkin kewenangannya di Pak Wali ya, di Pak Sekda. Selama ini saya belum pernah diajak bicara untuk hal program kerja," ucapnya.
Masih kata orang nomer dua di kota Bandung ini selama menjadi wakil wali kota, dia selalu manut saat diserahi tugas dan banyak tugas telah diselesaikannya.
"Makanya saya nggak tahu, saya mengerjakan sesuai tupoksi saja. Malahan saya ditunjuk oleh pak Wali sebagai Ketua Satgasus, saya menjalankan semua tugas saya dan insyaallah masyarakat
bisa menilai dengan baik. Dari mulai minuman (keras), reklame yang
liar, prostitusi, ya saya menjalankan sesuai dengan tupoksi saya saja. Dan karena sekarang katanya sudah diserahkan kepada sekda, ya itu bukan tugas saya lagi. Tapi kalau itu ada masalah Insya Allah saya pasti akan turun membereskan. Tapi mungkin punya keterbatasan karena saya bukan sebagai ketua Satgas lagi," paparnya.
Baca Juga: Rumah Pengacara Diteror Benda Mirip Granat, Dibawa Pakai Drone
"Sempat ngobrol sebentar, udah gitu sampai sekarang saya belum komunikasi lagi. Ya kalau bicara Wali Kota saya sudah mengingatkan kepada Wali Kota bahwa ada istilah kata Al-Quran Hunna libasullakum wa antum libasullahun. Bahwa Wali Kota-Wakil itu suami istri, saya itu sebagai istrinya harus saling bisa melengkapi, cuma seperti itu," tegasnya lagi.
Disinggung tanggapan partai, Erwin mengaku sudah membahas secara internal dan keputusan partai menyupport 100% atau mendukung kadernya.
Terlebih Erwin sudah 15 tahun menjadi ketua partai, dari nol kursi hingga sekarang berhasil meraih 5 kursi di Kota Bandung, sehingga ada wakilnya di anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan Wakil Wali Kota Bandung.
Pada kesempatan itu Erwin berharap keretakan ini segera berakhir. Bahkan ia berharap bisa segera sinergi kembali antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota
"Jadi ya mudah-mudahan dengan beresnya ini saya bisa lagi sinergi dengan bapak Walikota Bandung sehingga bisa berbagi tugas, kembali. Saya siap apa pun, dan saya tetap punya fungsi sebagai evaluasi dan pengawasan. Jadi kerja saya yah sesuai tupoksi. Yang pasti bahwa saya juga pengen mengawal apa yang menjadi janji politik kita ke masyarakat ini bisa berjalan seperti itu," pungkasnya.
Namun adanya keretakan ini, Erwin mengaku tidak menyesali. Menurut kemungkin sedang berproses.
"Ada proses perjalanan ya, mudah-mudahan saja dengan proses perjalanan seperti ini insyaallah kita bisa guyub, bisa collab. Karena bagaimanapun saya ini seorang Wakil, tentunya punya tugas mewakili gitu. Cuma saat ini kan saya juga jarang dikasih tugas oleh pak Wali gitu kan. Tidak boleh sedih, tidak boleh menyesal. Kan saya punya tugas selama ini saya mah on the track lah. Jadi gini nih, saya memimpin itu memakai kaidah usul fiqh, Tashorroful imam 'ala ro'iyyah manutun bilmaslahah. Tindakan-tindakan saya insyaallah berlandaskan kepada kemaslahatan umat," ucapnya.
Erwin mengaku jika diberi tugas sudah pasti akan diselesaikan segera sesuai harapan.
"Jadi insyaallah goals-nya apa
persoalan di Kota Bandung yang tidak selesai oleh saya? Selesai semua dong.
Dari mulai rumah deret Tamansari, Pocari Sweet, semua pokoknya persoalan Kota Bandung kalau lapor ke saya insyaallah beres selesai semua, nggak ada yang nggak beres. Pak Wali kasih tugas juga insyaallah beres sama saya. Jadi intinya bahwa karena saya menjalankan maqashid syariah di Kota Bandung ini," tutupnya.



