POJOKSATU.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung merilis laporan inflasi Januari 2025 serta perkembangan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Bandung untuk bulan Desember 2024.

Data menunjukkan bahwa Kota Bandung mengalami deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar -0,89%, lebih rendah dibandingkan rata-rata Jawa Barat (-0,68%) dan nasional (-0,76%).

Sementara itu, inflasi year-on-year (y-o-y) tercatat sebesar 0,61%, juga lebih rendah dibandingkan Jawa Barat (0,79%) dan nasional (0,76%). Deflasi terbesar disumbangkan oleh kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga (-1,49%), dengan faktor utama penurunan tarif listrik.

Sebaliknya, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau mengalami inflasi sebesar 1,34%, didorong oleh kenaikan harga cabai rawit.

Baca Juga: Bersiap Tarif BPJS Kesehatan Bakal Naik Nih! Begini Kata Menkes Budi Gunadi Sadikin!

Dari sisi pariwisata, TPK hotel di Kota Bandung pada Desember 2024 mencapai 67,63%, meningkat 7,40 poin dibandingkan November 2024 (60,23%), tetapi turun 1,16 poin dibandingkan Desember 2023 (68,79%).

Hotel berbintang mencatatkan TPK sebesar 71,31%, naik 7,49 poin dari bulan sebelumnya, sedangkan hotel non-bintang justru mengalami penurunan dengan TPK sebesar 45,26%, turun 4,84 poin dari November 2024.

Peningkatan okupansi hotel pada Desember 2024 didorong oleh momen liburan Natal dan Tahun Baru, serta beberapa acara besar di Bandung, seperti Bandung Shocking Sale Festival 2024, Bandung Diecast Festival, Workshop Angklung, dan Akurat Fest 2024. ***