POJOKSATU.id, Kota Bandung - Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menimbulkan berbagai reaksi, kepada para korban kebakaran di Mandalajati Pemkot Bandung melakukan terus pendampingan sedang untuk lahan disinyalir dijadikan lokasi pembuangan dan bakar sampah ilegal di Ciumbuleuit dilakukan penyegelan.

"Yang namanya luka bakar itu, yang paling parah dan mematikan bukan luka gua. Tetapi berapa banyak udara beracun yang terserap dalam tubuh, itu yang menimbulkan fatalitas. Saat ini kita jadi ditinggalkan oleh dua anak yatim piatu, yang satu kakaknya masih dirawat di rumah sakit. Semua masih kita cover, bekerja sama dengan RSHS memastikan bahwa penanganan mereka yang masih dirawat itu tetap baik-baik saja. Bayi yang baru berusia beberapa bulan tersebut pun sudah di dalam asuhan, banyak ayah dan ibunya. Jadi insya Allah kita akan pastikan bahwa yang masih dirawat ditangani dengan sangat baik," jelas Farhan.

Sedang untuk lokasi di Ciumbuleuit kata Farhan selain disegel Pemkot Bandung juga bekerja sama dengan aparat, terutama aparat TNI untuk menjaga lokasi agar tidak jadi lokasi transit pembuangan sampah kembal.

Baca Juga: Komisi III DPRD Jabar Soroti Pajak Kendaraan, BJB, hingga Kinerja BUMD

"Kenapa aparat TNI? Karena ternyata banyak sekali transit sampah dari perbatasan. Terutama dari luar kota Bandung, transit sampahnya kesana semua," tegasnya.

Bahkan ditengerai menjadi transaksi oleh oknum-oknum tertentu.

"Mereka buang sampah kesana dan bayar ke seseorang di sana. Jadi saya minta untuk bekerja sama dengan Polsek dan Koramil memastikan hal itu tidak terjadi sambil kami selesaikan pemadamannya," ucapnya.

Baca Juga: Trauma Berat Usai Bencana Gempa NTT, Ribuan Guru dan Siswa Bakal Dapat Pendampingan Mental Khusus!

Dan ternyata lanjut Farhan, kebakaran itu bukan yang pertama kali, oleh karenanya lokasi tersebut disegel, tidak boleh ada kegiatan apapun bahkan tidak akan ada negosiasi apa-apa disana.***