POJOKSATU.id - Tercatat sebanyak lebih dari 100 ribu kendaraan yang didominasi roda dua melintasi puncak Bogor pada long weekend kemarin.
Volume kendaraan yang melonjak drastis menuju puncak Bogor membuat kemacetan sepanjang 16 km lebih dari 24 jam.
Kemacetan panjang daerah puncak Bogor yang dikatakan menelan 1 korban jiwa berakhir pada hari Senin siang, 16 September 2024.
Ternyata, kemacetan panjang saat long weekend kemarin bukan hanya terjadi di jalan raya, tapi juga di mall, sungai, dan gunung.
Dikutip POJOKSATU.id dari akun TikTok @letitfloo, antrean panjang terjadi di mall Central Park Jakarta.
Baca Juga: Hanyut Saat Main di Sungai Tembung, Bocah SD Percut Sei Tuan Ditemukan Meninggal Dunia
Kendaraan roda empat yang keluar dari parkiran mall butuh waktu lebih dari 1 jam.
Bukan cuma di area parkir, lautan manusia sudah memenuhi bagian dalam mall.
Ternyata, di mall tersebut ada konser mini dari Rossa dan Mahalini sehingga banyak pengunjung yang ingin menonton secara langsung.
Sementara itu, di salah satu sungai di Pangalengan, Jawa Barat juga ada kemacetan panjang dari wisatawan yang menaiki wahana permainan rafting.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @cimiysbubble, sungai yang memiliki lebar kurang lebih 5 meter dipenuhi oleh perahu karet.
Tampak pihak pengelola yang ikut mendampingi wisatawan di sungai disibukkan untuk mengatur perahu karet.
Baca Juga: Posting Keseruannya di Bali, Han Hyo Joo Pamer Dapat Tumpeng
Untungnya, kemacetan yang terjadi di sungai ini tak dipenuhi polusi, justru wisatawan dapat menghirup udara segar hutan pinus.
Selain itu, kemacetan panjang saat long weekend juga terjadi di beberapa gunung Indonesia.
Dalam unggahan di akun Instagram @mountnesia, terlihat ribuan hingga ratusan ribu pendaki memadati gunung.
Sejauh mata memandang, bukan lagi hutan hijau yang didapat, tapi ribuan bahkan ratusan ribu orang yang menggendong tas carrier dengan jaket warna-warni.
Diketahui, gunung-gunung yang mengalami kemacetan selama long weekend kemarin adalah Gunung Prau, Gunung Andong, Gunung Slamet, dan Bukit Sikunir di Jawa Tengah.***




