POJOKSATU.ID-  Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung melalui lama resminya merilis data persentase penduduk miskin turun 0,09 persen poin terhadap Maret 2023.

Sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) dilaporkan turun dari 0,15 pada Maret 2023 menjadi 0,14 pada Maret 2024.

Jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) di Kota Bandung mencapai 101,10 ribu orang atau 3,87 persen, berkurang sebanyak 1,70 ribu orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2023 yang sebanyak 102,80 ribu orang atau 3,96 persen.

Garis Kemiskinan (GK) Kota Bandung pada Maret 2024 sebesar Rp614.707, per kapita per bulan, terjadi peningkatan sebesar Rp23.583, dibandingkan GK pada Maret 2023 yang besarnya Rp591.124.

Baca Juga: Prabowo Dianggap Berdedikasi Menjaga Demokrasi Indonesia, Terima Pin Emas SMSI

Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) mengalami perubahan pada periode Maret 2023–Maret 2024.

Indeks Kedalaman Kemiskinan naik dari 0,59 pada Maret 2023 menjadi 0,60 pada Maret 2024. sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan turun dari 0,15 pada periode Maret 2023 menjadi 0,14 pada periode Maret 2024.

Kenaikan dan penurunan nilai indeks ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung bergerak menjauhi Garis Kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran antar penduduk miskin relatif semakin kecil.***