POJOKSATU.id, Kota Bandung - Kendati tidak ada laporan signifikan dimusim kemarau namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan antisipasi ke 9 Kecamatan dan 12 Kelurahan di kota Bandung.
Hal itu karena menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, di wilayah tersebut memiliki lahan cukup luas dan hutan.
"Kota Bandung tak memiliki hutan tapi kan berbatasan dengan hutan milik Kabupaten. Sampai hari ini belum ada laporan. Kita masih menunggu laporan dari wilayah, tapi kita sudah menyebar, misalnya menangani apabila ada wilayah yang merasa kekurangan air bersih," ujarnya saat dihubungi.
Baca Juga: Modal Rekor dan Kemenangan, Ramadhipa Bidik Hasil Maksimal di Moto3 Junior Jerez
"Kemarau ini untuk BPPD sedikit agak bernapas. Kemarau ini kita mengurusi kebakaran lahan atau hutan, sedang kita kita gak punya lahan sama hutan. Lebih banyak kebakaran di pemukiman, jadi kita persiapan dan memonitoring untuk menghadapi musim hujan nanti di akhir tahun," ungkapnya.
9 kecamatan dan 12 kelurahan yang terdampak kekeringan ataupun kekurangan air bersih itu kata Amires memang tidak menyeluruh di satu kecamatan, terlebih itu baru potensi.
Lanjutnya untuk wilayah terdampak membutuhkan bantuan air bersih itu sudah ditanganinya melalui kordinasi dengan PDAM dan beberapa stakeholder.
Masih kata Amires sebenarnya kekeringan itu dampaknya ada dua, yakni kebakaran lahan dan hutan serta kekurangan air bersih.
Disinggung wilayah Bandung Timur yang dinilai harus diwaspadai, kata Amires memang beberapa lokasinya harus diwaspadai.
Terlebih disana banyak lahan tetapi lahannya lebih banyak ke wilayah Kabupaten sehingga pihaknya hanya melakukan antisipasi terutama untuk yang kekurangan air bersih.
"Tapi tetap saja yang kebakaran, kita monitor kan, kita akan mengeluarkan surat satu siaga guna mengantisipasi musim kekeringan, kebakaran hutan dan lahan," tegasnya.
Terkait himbauan dari BMKG sendiri kata Amires puncaknya kemarau itu sekitar bulan Agustus sampai September, karena lebih panjang, selain antisipasi kekurangan air faktor kesehatan yang juga bisa terdampak.
"Di Eropa itu kan terjadi heatwave gelombang panas gitu. Dan heatstroke, jadi ini kita mengimbau juga agar jangan terlalu banyak aktivitas di luar rumah dan menghemat air," tutupnya.***



