POJOKSATU.ID — Bey Machmudin resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar di Kota Bandung, Jumat (21/2/2025).

Dalam pidato perpisahannya, Bey mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Jabar periode 2018-2024 dan 2024-2029, serta seluruh elemen masyarakat Jawa Barat.

"Alhamdulillah selama 17 bulan saya bisa melaksanakan tugas di Jawa Barat. Saya lega akhirnya bisa lepas tugas, tetapi bersedih karena harus berpisah dengan orang-orang baik," ujar Bey di hadapan peserta rapat paripurna.

Baca Juga: Tepis Anggapan Tandingan AKSI, Armand Maulana: Vibrasi Suara Indonesia Beri Masukan ke Pemerintah

Rapat paripurna tersebut juga menjadi momen pertama Gubernur Jabar definitif Dedi Mulyadi menyampaikan pidato usai dilantik Presiden RI di Istana Negara, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, dilakukan serah terima jabatan dari Bey Machmudin kepada Dedi Mulyadi, ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan Kujang sebagai simbol kepemimpinan Jawa Barat.

"Kalau kemarin Pak Dedi baru resmi dilantik sebagai gubernur, maka hari ini resmi memangku jabatannya setelah serah terima ini," kata Bey.

Bey optimistis di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Erwan Setiawan, Jawa Barat akan semakin maju.

Baca Juga: Tepis Anggapan Tandingan AKSI, Armand Maulana: Vibrasi Suara Indonesia Beri Masukan ke Pemerintah

"Saya yakin dengan tekad dan program yang disampaikan Pak Dedi, hal itu bisa membawa kesejahteraan Jawa Barat," tambahnya.

Sebelum rapat paripurna dimulai, digelar penandatanganan komitmen pemberantasan premanisme di Jawa Barat. Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Jabar, Ketua DPRD Jabar, Kapolda Jabar, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan Kejaksaan Tinggi Jabar.***