POJOKSATU.ID — Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Jawa Barat kembali mencatatkan capaian penting. Gardu Induk (GI) Deltamas resmi memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) untuk Bay Trafo No. 3 berkapasitas 60 Mega Volt Ampere (MVA) setelah melewati serangkaian uji kelaikan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Plh. General Manager Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Kunto Nugroho, menyampaikan bahwa penerbitan SLO ini menandakan proses pembangunan telah selesai sepenuhnya. Ia menegaskan, setiap instalasi ketenagalistrikan wajib memiliki SLO demi memastikan keamanan dan keandalan operasional.
"Puji syukur proses penerbitan SLO ini berjalan lancar. Keberadaan Gardu Induk Deltamas sangat vital untuk mendukung pengoperasian Data Center yang konsumennya multinasional dan internasional. Keandalan fasilitas ini tentu berpengaruh terhadap iklim investasi di Indonesia," ujar Kunto, Jumat (30/5).
Baca Juga: ITB dan Prasetiya Mulya Jalin Kerja Sama Strategis untuk Kembangkan Pendidikan STEM
Kunto menambahkan, penyelesaian Proyek Strategis Nasional ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upaya mewujudkan kemandirian energi serta pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3 (UPP JBT 3), Nimrot Parlindungan P. Tambunan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, sinergi yang terjalin antara perusahaan, pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat membuat pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan lancar.
"Terima kasih atas dukungan semua pihak, baik tenaga, pemikiran, maupun sumber daya. Semoga fasilitas ini dapat beroperasi secara andal dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan industri digital di Indonesia," ungkap Nimrot.
Pembangunan Gardu Induk Deltamas merupakan bagian dari upaya memperkuat pasokan listrik yang andal, khususnya untuk mendukung sektor teknologi informasi dan komunikasi yang terus berkembang di tanah air.***



