POJOKSATU.ID - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi keuangan di Jawa Barat melalui forum Pasamoan Agung yang digelar bersama Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, menyebut forum ini sebagai wadah strategis kolaborasi antara BI, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Muhamad Nur menjelaskan, berkat sinergi pengendalian inflasi melalui kerangka 4K — keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif — kinerja inflasi Jawa Barat berhasil tetap terkendali dalam kisaran target nasional, yaitu 2,5% ±1%.
Baca Juga: Pembiayaan Hijau BRI Tumbuh Signifikan, Jadi Penggerak Transformasi Keuangan Berkelanjutan
"Inflasi yang terkendali mencerminkan stabilitas ekonomi dan terjaganya daya beli masyarakat. Ini merupakan fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Nur.
Untuk menjaga momentum ini, BI bersama TPID terus mendorong penguatan kemandirian pangan dengan menyederhanakan rantai distribusi, memastikan ketersediaan pupuk, dan menyediakan bibit unggul yang terjangkau dan berkualitas.
Langkah ini dinilai sejalan dengan visi Jabar Istimewa serta mendukung agenda nasional Asta Cita.
Baca Juga: Memahami Pax Gold dan Prediksi Bitcoin di Juni 2025
Selain pengendalian inflasi, Nur juga menyoroti pentingnya digitalisasi sebagai strategi utama meningkatkan efektivitas belanja daerah, memperkuat transparansi birokrasi, dan memperluas inklusi keuangan.
Dalam hal ini, TP2DD menjadi motor penggerak elektronifikasi transaksi di pemerintah daerah dengan dukungan kepala daerah.
"Digitalisasi bukan hanya soal teknis, tetapi juga berperan dalam peningkatan pendapatan daerah lewat tata kelola belanja yang lebih efisien, tepat guna, dan transparan," jelasnya.
Baca Juga: Soal Praktik Curang Saat Pelaksanaan SPMB 2025, Bareskrim Polri Ingatkan Siap Berikan Sanksi Pidana
Prestasi Jawa Barat di ajang Championship TP2DD 2024 menjadi bukti keberhasilan strategi digitalisasi tersebut. Provinsi ini meraih predikat TP2DD Terbaik I Tingkat Provinsi. Kota Cimahi dan Kota Bogor masing-masing menempati posisi Terbaik II dan III di tingkat kota, sementara Kabupaten Ciamis menyabet Terbaik II tingkat kabupaten.
Muhamad Nur berharap sinergi dalam pengendalian inflasi dan pemanfaatan digitalisasi ini terus dioptimalkan demi mendukung pertumbuhan ekonomi, menjaga ketahanan pangan, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
"Untuk itu, TPID-TP2DD tahun 2025 mengusung tema strategi menjaga daya beli dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian inflasi dan perluasan digitalisasi," pungkasnya.***



