POJOKSATU.id, Kota Bandung - Libur panjang kali ini sejak Rabu (27/5/2026) Idul Adha hingga hari ini Senin (1/6/2026) Kesaktian Pancasila disebut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berdampak beratnya daya dukung lingkungan, terutama terkait sampah.
Karenanya, aksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan mengangkut tumpukan sampah di daerah Ciwastra, diapresiasi.
Bahkan pihaknya meminta pemerintah provinsi segera mengatakan kota Bandung darurat sampah.
"Alhamdulillah selama musim liburan long weekend berturut-turut ini ya memang beban terhadap daya dukung lingkungan luar biasa beratnya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah turun tangan langsung membantu kita untuk membuka kuota pengangkutan sampah ke Sari Mukti," ucapnya.
Kata Farhan, bagaimanapun juga yang punya kewenangan untuk menambah kuota dan membuka pintu Sari Mukti untuk pembuangan sampah atau pengolahan hanyalah Gubernur Jawa Barat. Kota Bandung tidak punya TPA.
"Jadi yang bisa kita lakukan adalah melakukan pengolahan semaksimal mungkin. Apabila ada sisa-sisa tumpukan, ya memang pada dasarnya harus kita dibantu oleh Gubernur," ujarnya lagi.
Pada saat bersamaan juga kata Farhan , pihaknya sudah mengajukan pada pemerintah provinsi agar Kota Bandung dinyatakan darurat sampah, sesuai dengan kategori yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Kini Farhan masih menunggu ketetapan dari pemerintah provinsi mengenai ketetapan Bandung dalam keadaan darurat sampah, sehingga pihaknya bisa melakukan langkah-langkah darurat dalam hal kebijakan.



