POJOKSATU.ID — Kota Bandung dipastikan menjadi salah satu tuan rumah Piala Presiden 2025. Turnamen pramusim sepak bola nasional tersebut rencananya akan digelar pertengahan tahun ini dan kembali melibatkan sejumlah klub sepak bola Indonesia serta beberapa tim luar negeri.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan kesiapan penuh untuk menyambut gelaran tersebut. Ia menegaskan, selain sebagai ajang olahraga, Piala Presiden juga menjadi momentum strategis bagi Bandung untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai kota penyelenggara event nasional.

“Kita siap menjadi tuan rumah Piala Presiden 2025. Tentunya beberapa hal menjadi prioritas, mulai dari pengamanan di berbagai lapisan hingga perbaikan akses jalan menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA),” ujar Farhan di Balai Kota Bandung.

Baca Juga: Track Geometri Trolly, Alat Canggih Mendeteksi Jalan Rel Kereta Api

Farhan menjelaskan, pemerintah kota akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, TNI, hingga panitia pelaksana untuk memastikan keamanan selama turnamen berlangsung. Selain itu, akses jalan menuju stadion akan diperbaiki demi kelancaran mobilitas penonton, pemain, dan ofisial tim.

“Pada dasarnya, kami ingin seluruh proses penyelenggaraan berjalan aman dan lancar. Makanya, perbaikan jalan di sekitar GBLA akan segera kami tindak lanjuti, termasuk rekayasa lalu lintas jika diperlukan,” kata Farhan.

Piala Presiden sendiri telah rutin digelar sejak 2015, dan menjadi salah satu turnamen sepak bola yang paling dinantikan di Indonesia. Turnamen ini pernah diselenggarakan pada 2015, 2017, 2018, 2019, 2022, dan 2024, serta sukses menghadirkan atmosfer persaingan antarklub di luar kompetisi resmi liga.

Baca Juga: RUPTL 2025-2034 Diumumkan, Pemerintah Siap Dorong Investasi dan Serap 1,7 Juta Tenaga Kerja

Tahun ini, Piala Presiden rencananya akan melibatkan lebih banyak klub, termasuk dari luar negeri. Farhan berharap, keikutsertaan tim luar dapat menambah daya tarik turnamen sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

“Kami ingin warga Bandung bisa menikmati hiburan sepak bola berkualitas sekaligus merasakan dampak ekonomi dari kegiatan ini,” pungkasnya.***