POJOKSATU.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST) kembali menghadirkan semangat kolaborasi inovatif lewat gelaran INNOVIBES edisi kedua bertema 'Future Mobility and Energy Transition.'

Bertempat di Gedung ITB Innovation Park, Kawasan Summarecon Bandung, kegiatan ini menjadi ajang temu lintas sektor—menghubungkan akademisi, pelaku industri, startup, komunitas, hingga publik—dalam satu ekosistem yang bertujuan memperkuat inovasi nasional di bidang transportasi dan energi berkelanjutan.

Sebagai inisiatif berkala DKST ITB, INNOVIBES dirancang sebagai 'open house of innovation', tempat riset dan teknologi dari sivitas akademika ITB serta mitra startup dipamerkan dan dihubungkan langsung dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Baca Juga: Sinergi Kementan dan Pemkot Tarakan Tingkatkan Produksi Pertanian melalui CSR dan Perkebunan

Mengangkat isu strategis 'Future Mobility and Energy Transition,' edisi kali ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transformasi menuju sistem transportasi dan energi yang efisien, cerdas, serta ramah lingkungan.

"Bandung memiliki posisi unik sebagai living laboratory bagi pengembangan teknologi e-mobility. Dengan ekosistem riset ITB yang kuat dan dukungan pemerintah serta industri, kota ini menjadi tempat ideal untuk menguji dan mengembangkan solusi mobilitas masa depan," ujar Rofiq Iqbal, S.T., M.Eng., Ph.D., Deputi Transfer Teknologi DKST ITB, saat membuka acara.

Baca Juga: Diumumkan Mulai Hari Ini? CEK Daftar Nama Peserta yang Lulus PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2025

Rofiq menegaskan, melalui kegiatan seperti INNOVIBES, DKST ITB ingin memperkuat transfer teknologi dan hilirisasi hasil riset kampus agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar pameran, tapi ajang untuk mempertemukan riset dengan dunia nyata—dengan industri, pemerintah, dan komunitas. Dari Bandung, kami ingin menyalakan semangat inovasi untuk Indonesia," tambahnya.

Acara yang dihadiri lebih dari 100 peserta ini menampilkan berbagai sesi inspiratif seperti exhibitor highlight, talkshow tematik, energy podcast, serta coaching clinic yang difasilitasi oleh tim Technology Transfer Office (TTO) DKST ITB.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga dan BKKBN Banten Kolaborasi Lewat Program TAMASYA, Tekan Stunting dan Dukung Generasi Emas

Salah satu sesi unggulan, Talkshow 'Accelerating the Shift: Designing the Future of Electric Transport', menghadirkan Dr.Eng. Bentang Arief Budiman, S.T., M.Eng. dari National Center for Sustainable Transportation Technology (NCSTT) ITB, bersama Aprilia Annisa, MBA sebagai moderator.

Diskusi ini menggali bagaimana riset dan desain inovatif kendaraan listrik dapat mempercepat adopsi transportasi berkelanjutan di Indonesia.

Sementara itu, Energy Podcast bertema 'Driving the Energy Transition: Building Indonesia’s Renewable Power Future' menampilkan Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat Permadi Mohammad Nurhikmah, Pembina Yayasan IBEKA Iskandar B. Kuntoadji, dan Deputy Pengembangan Bisnis Kawasan, DKST ITB Melia Famiola, Ph.D.

Para narasumber membahas strategi nasional transisi energi, tantangan keadilan akses energi, serta potensi inovasi lokal untuk mencapai target Net Zero Emission 2060.

Baca Juga: Wali Kota Tangsel Hadiri Serah Terima Bantuan Permodalan untuk Pelaku UMKM

Tidak berhenti di pameran dan diskusi, INNOVIBES juga membuka ruang konsultasi dan jejaring kolaboratif. Melalui Coaching Clinic, mahasiswa, dosen, dan startup mendapat kesempatan berkonsultasi langsung terkait perlindungan kekayaan intelektual dan strategi komersialisasi inovasi.

Sebanyak delapan exhibitor turut menampilkan produk unggulan di bidang kendaraan listrik, energi terbarukan, dan teknologi hijau. Suasana acara dibuat lebih hidup dengan games interaktif dan band performance, menciptakan pengalaman yang hangat dan kolaboratif.

"Kami ingin menjadikan ITB Innovation Park bukan hanya gedung, tapi ekosistem inovasi yang hidup—tempat di mana ide dan teknologi bisa tumbuh, bertemu dengan mitra industri, dan menghasilkan solusi untuk tantangan bangsa,” ujar Melia Famiola.

Baca Juga: Hari Sumpah Pemuda ke-97, Pilar Ajak Generasi Muda Tangsel Terus Menyalakan Semangat Kebangsaan

Sebagai kegiatan berseri dua mingguan, INNOVIBES akan terus berlanjut dengan tema-tema unggulan lainnya. Edisi berikutnya, INNOVIBES Vol. 3, dijadwalkan pada 13 November 2025 dengan topik 'Sustainable Infrastructure and Community Resilience'.

Melalui keberlanjutan program ini, DKST ITB berharap dapat semakin memperkuat jejaring antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem riset dan inovasi nasional yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing global. ***