POJOKSATU.ID - 5 anak punk bawa peluru di Sumedang sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Penangkapan anak punk bawa peluru itu dilakukan di Perempatan Nalegong, Kabupaten Sumedang.

Ratusan peluru tersebut digunakan oleh anak-anak punk tersebut sebagai asesoris.

Baca Juga: Heboh Video Panji Gumilang Durasi 2 Menit Bareng Cewek di Kamar, Warganet : Kakek Sugiono Ritual Malam 1 Syuro

Salah satunya dijadikan sabuk dan asesoris yang menempel pada pakaian.

Kejadian tersebut awalnya dilaporkan warga ke Unit Intel Kodim 0610 Sumedang.

Anggota TNI pun langsung menuju ke lokasi dan menangkap 5 anak punk bawa peluru tersebut.

Baca Juga: Tetapkan Kepala Basarnas Tersangka, TNI Sebut KPK Langgar Aturan

Selanjutnya, kelimanya langsung digelandang ke Makodim 0610 Sumedang.

"Penyitaan aksesoris berupa munisi tersebut dilakukan oleh jajaran intel dan Provost Kodim 0610/Smd secara langsung di lokasi tempat nongkrong anak-anak punk," unkap Dandim 0610 Sumedang, Letkol Kav Christian Gordon Rambu, Jumat 28 Juli 2023.

christian menyatakan, Pasi Intel Kodim 0610 Kapten Inf Nanang Koswara bersama para anggota sebelumnya mencoba komunikasi secara persuasif.

Baca Juga: 81 Menit Duel Kodai Naraoka vs Shi Yu Qi, Jagoan Tuan Rumah Lolos Semifinal Japan Open 2023

Tujuannya agar ratusan butir peluru itu diserahkan kepada anggota TNI.

"Namun anak-anak dari komunitas punk tersebut menolak menyerahkan aksesoris munisi secara sukarela, bahkan akan melarikan diri," bebernya.

Tak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, anggota TNI bersama anggota Polri langsung melakukan penangkapan.

Baca Juga: Syarat Dokumen Usulan Kenaikan Pangkat PNS 2024, Reguler, Jabatan Fungsional Tertentu dan Jabatan Fungsional

"Sehingga dilakukan penindakan bersama dengan Polsek Sumedang Selatan terhadap aksesoris berupa munisi," jelasnya.

Tidak hanya itu, personel Polsek Sumedang bahkan sampai terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikan anak punk itu kabur dari kejaran.

Dari penangkapan itu, didapatkan berbagai jenis amunisi.

Baca Juga: Ini Link Live Streaming Japan Open 2023, Jojo vs Vitidsarn Sudah Mau Tanding

Yaitu munisi kaliber 7,62 mm, munisi kaliber 5,56 mm, munisi kaliber 7,62 mm, serta kelongsong munisi hampa kaliber 5,56.

"Sementara untuk anak-anak punk yang diamankan 5 orang, diantaranya GR (24), WL (22), RP (18), CW (26) serta RS (29)," ungkap Christian.

Berdasarkan pengakuan anak-anak punk tersebut, amunisi itu didapatkan dari salah satu toko di daerah Indramayu melalui media sosial.

Baca Juga: Isu HAM Mulai Menggeliat Jelang Pilpres 2024, Eks PBHI Sentil Politisi yang Kerap Jualan Isu Lima Tahunan

"Hasil penyelidikan tim Kodim bahwa seluruh munisi yang diamankan sudah tidak aktif karena mesiunya sudah tidak ada. Namun proyektilnya masih menempel utuh," pungkasnya.***