POJOKSATU.ID - BPBD Provinsi Jawa Barat merilis jumlah bangunan dan korban yang terdampak gempa bumi Magnitudo 5.0sr, Rabu, 18 September 2024.
Kasi Kedaruratan Pusdalops BPBD Provinsi Jabar, Hadi Rahmat mengatakan ada 14 bangunan di wilayah Kabupaten Bandung dan 8 bangunan di Kabupaten Garut yang terdampak.
"Korban terdampak seluruhnya dari Kabupaten Bandung, totalnya ada 1 orang yang mengalami luka ringan, 14 luka sedang, dan 5 luka berat yang sudah dirujuk ke RS Kertasari," kata Hadi kepada wartawan.
List Bangunan Rusak di Kabupaten Bandung
- 8 Unit Rumah Warga
- 2 Unit Fasilitas Kesehatan
- 2 Unit Bangunan
- 1 Unit Sarana Pendidikan
- 1 Unit Tempat Ibadah
List Bangunan Rusak di Kabupaten Garut
- 7 Unit Rumah Warga
- 1 Unit Sarana Pendidikan
Baca Juga: Benarkah, Google hingga WhatsApp Terancam Tak Bisa Digunakan di Indonesia, Apa Penyebabnya?
Hadi mengatakan, lokasi di Kabupaten Bandung yang terdampak dari gempa tersebut diantaranya
- Desa/Kelurahan Tarumajaya,
- Poskesdes Desa Cihawuk,
- Desa/Kelurahan Cihawuk,
- Desa/Kelurahan Cibeureum,
- Kecamatan Kertasari,
- Desa/Kelurahan Margamukti,
- Kecamatan Pangalengan,
- Kampung Pereng RT 02/14,
- Desa/Kelurahan Cikawao,
- Kecamatan Pacet,
- Kampung Pasirluyu RT 02/14,
- Desa/Kelurahan Pinggirsari,
- Kecamatan Arjasari,
- Kampung Bobojong RT 01/07,
- Desa/Kelurahan Bojongmanggu,
- Kecamatan Pameungpeuk.
Baca Juga: Analisis Gempa Kabupaten Bandung: Penyebab, Dampak, Korban dan Rekomendasi
Sementara untuk wilayah Kabupaten Garut yang terdampak gempa diantaranya.
- Desa/Kelurahan Barusari,
- Desa/Kelurahan Pasirwangi,
- Desa/Kelurahan Sarimukti,
- Desa/Kelurahan Talaga,
- Kecamatan Pasirwangi,
- Desa/Kel Sirnajaya,
- Kecamatan Tarogong Kaler,
- Desa/Kel Mekarjaya,
- Kecamatan Sukaresmi.
Hadi mengatakan, lokasi titik kumpul warga terdampak ada di lapangan kantor Kecamatan Kertasari.
"Laporan masih bersifat dinamis, namun untuk kondisi saat ini korban yang tertimpa reruntuhan sudah dibawa ke RS Kertasari dan ke Puskesmas Kertasari. Kami bersama BPBD Kabupaten Kota masih terus melakukan sssesment kelokasi kejadian," tutupnya.***



