POJOKSATU.ID – Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Wilayah Jawa Barat memfasilitasi kerja sama internasional antara INTI International University (INTI IU) Malaysia dengan sejumlah perguruan tinggi swasta di Jawa Barat.

Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung pada 6 Oktober 2025, mencakup bidang penelitian, publikasi ilmiah, student mobility, pertukaran dosen, serta sertifikasi internasional bagi mahasiswa.

Perwakilan INTI IU, Prof. Dr. Deshinta Arova Dewi memaparkan berbagai peluang kolaborasi bagi mitra perguruan tinggi di Indonesia. 

Baca Juga: 8 Hal yang Wajib Disiapkan Dosen Saat Menghadapi Monev Hibah Penelitian

Menurutnya, mitra dari Jawa Barat berkesempatan memperoleh fasilitas kuliah gratis selama satu semester untuk program student mobility di INTI IU. 

Selain itu, dosen peneliti juga bisa mengajukan pendanaan riset (research grant), serta mendapatkan dukungan dana publikasi ilmiah di jurnal terindeks Scopus.

“INTI IU berkomitmen memperluas kerja sama internasional agar mampu meningkatkan peringkat QS Ranking di level Asia sekaligus memperkuat jejaring akademik global,” ujar Prof. Deshinta.

Baca Juga: Mediasi Memanas! Warga Tuntut Amin Jabir Ganti Rugi Rp600 Juta Ulah Proyek PUPR Pamekasan Serobot Tanah Warga

Kerja sama ini disambut positif oleh berbagai pimpinan perguruan tinggi di Jawa Barat. Ns. FX. Widiantoro, PhD dari Universitas Santo Borromeus menilai kolaborasi tersebut akan memperkuat pengembangan SDM ke level internasional karena INTI IU menyediakan pendampingan riset dan publikasi di jurnal bereputasi tinggi.

Sementara itu, Rektor STIKes Bhakti Husada Cikarang,Zuriati, PhD telah merencanakan untuk mengirim mahasiswa ke Malaysia melalui program student mobility. 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan pengalaman belajar di lingkungan kampus luar negeri.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Gratiskan Pengobatan untuk Wartawan di RSPPN Panglima Besar Soedirman, Tak Kecuali Punya BPJS atau Tidak

Dukungan serupa disampaikan Rektor Politeknik Tiara Bunda, Bdn. Lusy Pratiwi, M.K.M yang menilai kerja sama internasional penting untuk memperkuat proses akreditasi perguruan tinggi.

“Kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dari upaya internasionalisasi kampus,” ujarnya.

Dari Universitas Ekuitas Indonesia (UEI), Dwi Puryati, M.Si menilai program INTI IU selaras dengan arah pengembangan manajemen kampusnya. 

Baca Juga: Proyek Trotoar Ciater Rp 7,1 Miliar, Wali Kota Tangsel Didesak Perlu Awasi

Ia berharap kerja sama tersebut bisa membuka jalan bagi pengakuan internasional terhadap dosen UEI dalam bidang riset dan publikasi ilmiah.

Adapun Ketua Bagian Kerja Sama Institut Teknologi Petroleum Balongan (ITPB), Yully Mulyani, M.T menyoroti peluang studi lanjut bagi dosen dan mahasiswa melalui program beasiswa PhD yang sebagian atau seluruh biayanya ditanggung INTI IU.

Mewakili Universitas Sangga Buana YPKP, Dr. Bambang Susanto selaku Wakil Rektor II mengapresiasi langkah INTI IU dalam menjalin kemitraan strategis dengan kampus-kampus di Jawa Barat.

Baca Juga: Peneror 2 Sekolah Internasional di Tangsel Minta Tebusan USD 30 Ribu

“Kerja sama ini menjadi wujud nyata upaya peningkatan kualitas akademik kedua belah pihak,” katanya.

Kegiatan ini ditutup oleh Ketua Bidang Kerja Sama dan Hubungan Luar Negeri ABPPTSI Jawa Barat, Dr. Winardi Sani.

Ia berharap nota kesepahaman yang akan ditandatangani dapat segera diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing institusi.

Baca Juga: Ini Link Streaming dan Daftar Lengkap TEMPAT NOBAR Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Jakarta, Bandung dan Sekitarnya

“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat akademik, tetapi juga mempererat hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia,” ujarnya. ***