POJOKSATU.ID - Polisi menangkap 5 anak punk di Sumedang, Jawa Barat. Kelimanya ditangkap di Perempatan Nalegong, Kabupaten Sumedang.

Polisi menangkap 5 anak punk tersebut karena kedapatan memiliki ratusan butir peluru.

Ratusan peluru tersebut dimodifikasi sedemikian rupa untuk dijadikan asesoris, salah satunya ikat pinggang.

Baca Juga: Heboh Video Panji Gumilang Durasi 2 Menit Bareng Cewek di Kamar, Warganet : Kakek Sugiono Ritual Malam 1 Syuro

5 anak punk bawa ratusan peluru itu yakni, GR (24), warga Kalijati, Kabupaten Subang; WRM (22) warga Compreng, Kabupaten Subang.

Lalu RPK (17) warga Cigadung, Kabupaten Subang; CW (25) warga Cipunegara, Kabupaten Bandung, dan RS (29) warga Bojong Kulur, Kabupaten Bekasi.

Keberasaan anak punk bawa ratusan peluru itu membuat masyaraka dan pengendara resah.

Baca Juga: Tetapkan Kepala Basarnas Tersangka, TNI Sebut KPK Langgar Aturan

Masyarakat lantas melaporkan hal tersebut ke Kodim 0610 Sumedang.

Mendapati laporan itu, anggota Kodim 0610 Sumedang langsung mendatangi lokasi dan menangkap 5 anak punk tersebut.

Selanjutnya, kelimanya digelandang ke Saterskrim Polres Subang untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: 81 Menit Duel Kodai Naraoka vs Shi Yu Qi, Jagoan Tuan Rumah Lolos Semifinal Japan Open 2023

Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Maulana Yusuf menjelaskan, bahwa dari pemeriksaan awal, total ada ratusan butir peluru yang diamankan.

Rinciannya, 105 butir selongsong peluru kaliber 5,56 mm, dan 92 butir selongsong kaliber 7,62 mm.

"Hasil pemeriksaan, selongsong dan peluru itu dimiliki oleh 3 orang, dari 5 orang remaja yang penuh tato," jelas Maulana, Jumat 28 Juli 2023.

Baca Juga: Syarat Dokumen Usulan Kenaikan Pangkat PNS 2024, Reguler, Jabatan Fungsional Tertentu dan Jabatan Fungsional

Beruntung, ratusan butir peluru yang dibawa anak punk itu sudah tidak ada mesiunya atau sudah tidak aktif.

"Menurut keterangan 5 anak punk, ratusan peluru tersebut itu hanyalah sebagai aksesoris tambahan," kata Maulana.

Lalu, dari mana ratusan butir peluru itu didapatkan?

Baca Juga: Ini Link Live Streaming Japan Open 2023, Jojo vs Vitidsarn Sudah Mau Tanding

"Mereka juga mengaku ratusan peluru tersebut dibeli melalui sosial media. Saat ini mereka masih dalam proses pemeriksaan," tandasnya.***

Reporter: Arief Pratama