POJOKSATU.ID - Jelang Ramadhan Bank Indonesia Jawa Barat mengupayakan menjaga tingkat inflasi Jawa Barat tetap rendah dan stabil pada rentang target 2,5±1%.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur menyampaikan, guna melengkapi berbagai langkah menjaga stabilitas melalui pengendalian inflasi daerah, Jawa Barat juga perlu untuk mengoptimalisasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, termasuk diantaranya melalui digitalisasi.
Muhamad Nur juga menyampaikan bahwa percepatan dan perluasan digitalisasi menjadi strategis dalam meraih efisiensi dan efektifitas implementasi kebijakan ekonomi di daerah.
"Berkaca dari kondisi terkini dan dengan melihat potensi serta tantangan ke depan, percepatan dan perluasan digitalisasi perlu untuk terus dilakukan melalui 4 langkah," ujar Muhamad Nur, Kamis (7/3).
Baca Juga: Tips Memilih Warna Hijab Sesuai Warna Kulit: Pilih Warna Hijab yang Terbaik untuk Kamu
Pertama, optimalisasi program pembayaran pajak kendaraan bermotor, elektronifikasi tansportasi umum, penerimaan retribusi, dan digitalisasi di kawasan wisata untuk meningkatkan ETPD.
Kedua, ditempuh melalui optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk setiap belanja pemerintah daerah oleh seluruh SKPD se Jawa Barat.
Ketiga, peningkatan literasi digital masyarakat mengenai manfaat pembayaran secara non tunai dalam pembayaran pajak dan retribusi melalui sosialisasi, edukasi, dan berbagai insentif.
Keempat adalah optimalisasi aspek outcome yaitu pelaporan, dan aspek proses yaitu melalui kegiatan HLM, capacity building & literasi masyarakat, peningkatan evaluasi, dan dokumentasi kegiatan untuk meningkatkan nilai pada Championships TP2DD di wilayah Jawa Barat
Bank Indonesia melalui TPID dan TP2DD juga secara konsisten menjalin sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholders terkait guna menyelaraskan program pengendalian inflasi dan perluasan digitalisasi daerah untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.
Baca Juga: Pakar: Big Data di Indonesia Masih Akan Terus Berkembang
"Dalam kaitannya menjelang Ramadhan, TPID perlu semakin meningkatkan kewaspadaannya terhadap beberapa komoditas penyumbang inflasi yang rentan mengalami peningkatan harga melalui kerangka 4K, yakni Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif," tutupnya. ***



