POJOKSATU.ID — Wakil Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari mengungkapkan dominasi alumni Universitas Indonesia (UI) dalam jajaran Kabinet Merah Putih (KMP) era Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Qodari, sebanyak 30 persen anggota kabinet berasal dari UI, mencakup posisi menteri, wakil menteri, dan kepala badan.

"Jumlah kabinet Pak Prabowo itu ada lebih dari 100 orang. Kalau 30 persen hilang, pemerintahan pasti goyang," kata Qodari dalam acara Peran ILUNI UI Dalam Mendukung Percepatan Implementasi Asta Cita Presiden Prabowo di Sekretariat ILUNI UI, Salemba, Jakarta.

Qodari mengutip data dari Ketua Umum Ikatan Alumni (ILUNI) UI, Didit Ratam, yang menyebut ada 33 alumni UI di jajaran kabinet. Selain itu, terdapat 69 anggota DPR yang pernah mengenyam pendidikan di UI.

Baca Juga: Bey Machmudin Resmi Akhiri Masa Tugas, Serahkan Jabatan Gubernur Jabar ke Dedi Mulyadi

"Kalau ditambahkan alumni UI di level eselon 1 seperti dirjen dan deputi, jumlahnya pasti lebih besar. Mereka inilah yang menggerakkan pemerintahan sehari-hari," ujar Qodari yang juga alumnus Psikologi UI.

Qodari juga menyoroti kebanggaan Presiden Prabowo terhadap komposisi kabinetnya yang diisi lulusan kampus-kampus ternama. Dalam rapat kabinet, Prabowo bahkan sempat mengabsen asal universitas para menterinya.

"'Siapa yang dari Universitas Gadjah Mada?' Banyak yang angkat tangan. 'UI?' Saya juga angkat tangan. Alhamdulillah banyak juga. 'ITB?' Tidak sedikit juga," kata Qodari menirukan ucapan Prabowo.

Qodari menegaskan, dominasi alumni UI di pemerintahan menunjukkan peran signifikan kampus tersebut dalam mendukung keberhasilan kabinet Prabowo. "Selamat untuk teman-teman UI, kalian adalah bagian dari elite republik ini," pungkasnya. ***