Temukan Sidik Jari, Pelaku Vandalisme Baksil Bandung Temui Titik Terang

Rekaman CCTV aksi vandalisme di Babakan Siliwangi, Kota Bandung

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelaku vandalisme di Babakan Siliwangi Kota Bandung menemui titik terang setelah adanya sidik jari yang ditemukan pada kaleng cat semprot.


Camat Coblong, Krinda Hamidipradja menyebut, ada empat sidik jari yang ditemukan.

“Tapi sidik jarinya agak pecah, sehingga butuh waktu yang agak lama. Mudah-mudahan bisa terdeteksi,” ucap Krinda, Kamis 6 Oktober 2022.

Bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, coretan di Babakan Siliwangi sudah diperbaiki.


“Mudah-mudahan keindahan Siliwangi ini bisa tetap kita jaga. Pengawasannya juga kita sudah minta bantuan dengan Diskominfo melalui CCTV,” harapnya.

“Kami juga bekerja sama dengan Dishub untuk memantau kendaraan yang lalu lalang sekitar baksil. Bisa teridentifikasi plat nomor kendaraannya,” imbuh Krinda.

BACA: Kecamatan Bojongloa Kidul Juara Umum STQH 28 Pemkot Bandung 

Dalam kasus vandalisme yang mengamankan 10 orang itu mendapat reaksi keras dari warga.

“Masyarakat sudah pada geram. Kita sudah bersama mempercantik dan beberes Bandung di HJKB. Tapi, malah dirusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Penjagaan pun sudah rutin dilakukan bersama linmas kecamatan dan kelurahan, Satpol PP, serta Forkopimcam dengan patroli tiap dua jam.

“Sekarang diperketat lagi. Kita akan perbanyak operasi senyap dan menambah CCTV,” tuturnya.

Pihaknya juga berencana menambah CCTV yang dari 10 terpasang, tersisa empat. Sisanya rusak karena dilempari dan diputus kabelnya oleh pelaku vandalisme.

BACA: Hore…Ada Pelayanan Gratis KB Jangka Panjang dari DPPKB Kota Bandung

“Mudah-mudahan bisa ditambah 20 CCTV. Begitu juga dengan mural di Cikapayang, bisa ditambah CCTV-nya,” katanya.

Ia mengusulkan, CCTV dipasang lebih tinggi supaya tidak mudah dirusak. Selain itu, ia mengimbau masyarakat harus bisa memilih dan memilah karya seni.

“Boleh mural asal tematik. Buat kewilayahan juga tingkatkan pengetatan pengawasan dan pengendalian bersama seluruh aparat yang ada,” ujarnya. (Arief/pojoksatu)