Ade Puspitasari Dukung Pemprov Jawa Barat Segera Ganti Mobil Dinas dengan Kendaraan Listrik

Anggota DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari.

POJOKSATU.id, BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari mendukung pemprov agar segera mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022, Tentang Penggunaan Kendaraan Listrik Sebagai Kendaraan Operasional Dan/Atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.


“Agar kendaraan-kendaraan dinas di Pemprov Jawa Barat mulai 2023 disesuaikan dengan mobil listrik, ini terkait dengan kebijakan pro lingkungan, kebijakan pembatasan penggunaan BBM, baik bersubsidi maupun nonsubsidi,” kata Ade Puspitasari.

Menurut Ade Puspitasari, pengimplementasian Inpres No.7/2022 tersebut bisa menjadi contoh bagi masyarakat terkait dengan penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan.

BACA JUGA : Tanggapi Soal Pembagian BLT BBM di Jawa Barat, Ade Puspitasari Minta Pemerintah Validasi Penerimanya


“Kami berharap pengadaan kendaraan, terutama kendaraan umum bus rapid transit di kabupaten/kota juga mengacu pada inpres ini, artinya kita contohkan kepada masyarakat untuk gunakan kendaraan listrik,” ujar Ade Puspitasari.

Kalau diperlukan, lanjut Ade Puspitasari, gubernur, bupati wali kota di Jateng memberi contoh penggunaan kendaraan listrik yang aman dan ramah lingkungan.

BACA JUGA : Ade Puspitasari Dorong Penerbitan Perda Desa Wisata, Akui Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Terkait dengan hal itu, Ade Puspitasari juga meminta Pemprov Jawa Barat menyiapkan infrastruktur seperti tempat-tempat pengisian ulang untuk kendaraan listrik di tempat-tempat yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

“Pemprov Jawa Barat juga harus menyiapkan regulasi, kami akan berdiskusi dengan Dishub, Dinas ESDM untuk menyiapkannya, termasuk insentif dan disensentif bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik, apakah terkait dengan keringanan biaya charging atau terkait pembayaran pajak yang ini bisa mempercepat proses migrasi kendaraan berbahan bakar minyak ke listrik,” katanya. (Ipe)