Kenalan di Facebook Ngakunya Cewek, Pas Ketemu Taunya Laki, Target Tak Sesuai Korban Pun Dibacok

Ilustrasi pembacokan

POJOKSATU.id, BANDUNG- Nasib sial menimpai Seorang pria berinisial D, warga Kota Bandung, yang menjadi korban pembacokan.


D menjadi korban pembacokan di dekat aliran sungai di wilayah Kampung Lio, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung pada Senin (12/9) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Rancasari Kompol Oesman, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

“Betul, tadi malam, sekitar jam 20.00 WIB. Jadi memang benar ada kejadian itu,” jelas Kapolsek, saat dikonfirmasi, Rabu 14 September 2022.


BACA : Kesal Ditegur Gegara Jarang Masuk, Teknisi Sekolah Unggulan di Cipayung Bacok Kepala Tata Usaha, Begini Kondisinya

Berdasarkan keterangan korban, Kompol Oesman menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban berkenalan dengan seorang perempuan melalui media sosial Facebook.

‘Awalnya korban ini berkenalan dengan seorang wanita di media sosial Facebook, usai menjalin komunikasi yang intens, korban berencana bertemu,”jelasnya.

Kapolsek menambahkan kronologi korban dibacok, korban mengaku orang Cicaheum. Namun, setibanya di lokasi pertemuan, korban malah bertemu dengan dua orang pria.

“Para terduga pelaku yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba mengajak korban ke sebuah tempat sepi dan tanpa basa-basi melakukan aksi pembacokan memakai senjata tajam jenis golok. Tau-tau yang datang laki-laki terus tanpa ada latar belakang sebab akibat tiba-tiba dibacok,” ujar Kapolsek.

Menurut Kompol Oesman, total ada tiga luka bekas bacokan yang diderita oleh korban di bagian punggungnya.

“Korban pun lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sementara itu, para pelaku melarikan diri usai melakukan aksinya. Saat ditanya kenal gak sama pelaku, katanya enggak kenal,” jelas Kapolres.

Kompol Oesman memastikan, tidak ada barang berharga milik korban yang hilang dalam kejadian itu sehingga belum diketahui secara pasti penyebab para pelaku melakukan aksinya. Kini, kasus itu sedang dalam penyelidikan polisi. Diharapkan, dalam waktu dekat, pelaku dapat segera ditangkap. (arif/pojoksatu)