Sejumlah Mantan Menteri Narapidana Kasus Korupsi Ramai-ramai Bebas Bersyarat, Ini Daftar Nama dan Dosanya

Sejumlah mantan menteri narapidana kasus korupsi dipastikan bebas bersyarat dari Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, pada Selasa (6/9). Foto/IST

POJOKSATU.id, BANDUNG – Sejumlah mantan menteri narapidana kasus korupsi dipastikan bebas bersyarat dari Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, pada Selasa (6/9).


Mantan menteri narapidana kasus korupsi yang bebas, diantaranya Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali, Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar, Mantan Gubernur Jambi Zumi Zola, dan Mantan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dipastikan bebas bersyarat dari Lapas Sukamiskin Bandung

Kalapas Sukamiskin Elly Yuzar menjelaskan bahwa sejumlah mantan menteri narapidana kasus korupsi tersebut mendapat bebas bersyarat.

“Benar (bebas bersyarat),” kata Kalapas Sukamiskin Elly Yuzar ketika dikonfirmasi, Selasa 6 September 2022 sore.


Kalapas Sukamiskin Elly menambahkan, para mantan menteri narapidana kasus korupsi ini mendapatkan bebas bersyarat sesuai dengan aturan yang tertera dalam UU Pemasyarakatan.

BACA JUGA : Drama Ferdy Sambo Tenggelamkan Dugaan Korupsi Rp104 Triliun Duta Palma Group

“Jadi nanti selanjutnya, mereka harus menjalani wajib lapor dan mengikuti ketentuan yang diatur oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas),” jelasnya.

Kegiatan wajib lapor Itu diawasi Bapas, sehingga kalau sejumlah mantan menteri narapidana kasus korupsi melanggar aturan bisa saja mereka ditarik ke lapas kembali.

“Jika melanggar bisa saja ditarik lagi ke Lapas,” paparnya.

BACA JUGA : Firli Bahuri ke Jajaran MA : Pulang dari Sini Evaluasi Sistem untuk Tutup Celah Korupsi

Sebagaimana diketahui, Suryadharma merupakan terpidana kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2010-2013 dan korupsi dana operasional menteri (DOM). Dia terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp 27.283.090.068 dan 17.967.405 riyal Saudi.

Penyalahgunaan yang dilakukan antara lain penunjukkan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH), penggunaan sisa kuota haji nasional, proses pendaftaran haji, penyediaan perumahan haji, pengelolaan BPlH, serta pengelolaan DOM tahun 2011-2013.

Atas penyalahgunaan yang dilakukannya, Suryadharma Ali dianggap merugikan negara hingga Rp 27.283.090.068 dan 17.967.405 Arab Saudi Riyal. Suryadharma Ali dinilai menguntungkan diri sendiri sebesar Rp 1.821.698.840.

BACA JUGA : Dahlan Iskan Bongkar Jejak Surya Darmadi, Tersangka Korupsi Rp 78 Triliun

Sementara itu, Patrialis Akbar didakwa menerima suap dari Basuki Hariman, pengusaha daging impor. Basuki berkepentingan terhadap uji materi Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang mengatur tentang batasan impor daging.

Demikian daftar mantan menteri narapidana kasus korupsi yang mendekam di Lapas Sukamiskin dan sudah dinyatakan bebas bersyarat. (Arif)