Modus Beli Rokok, Dua Pengedar Uang Palsu Ditangkap Polres Majalengka

peredaran uang palsu di Majalengka

POJOKSATU.id, BANDUNG- Satuan Reserse Kriminal Polres Majalengka, telah mengungkap 2 orang pelaku kasus tindak pidana menyimpan atau mengedarkan uang palsu di wilayah Desa Biyawak Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan bahwa uang palsu bukan hanya dapat merugikan secara individual, tetapi dapat mempengaruhi skala yang lebih besar.

Sehingga dalam jumlah yang banyak dapat menimbulkan inflasi , karena banyaknya masyarakat yang mengira uang palsu tersebut adalah uang asli yang lambat laun akan mengacaukan ekonomi.

“Kedua Pelaku tersebut diketahui bernisial AP (20) dan AP Alias YD (21) merupakan warga lecamatan Terisi Kabupaten Indramayu” katanya.


Dalam mengedarkan uang palsu tersebut kedua pelaku melakukan tindak pidana menyimpan dan mengedarkan uang palsu dengan modus dengan cara membeli 1 (satu) bungkus rokok untuk mendapatkan uang rupiah asli dari pengembalian”,kata Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Edwin Affandi didampingi Kasat Rekrim Polres Majalengka AKP Febry H.Samosir disaat Konfrensi Pres di Aula Sindangkasih Polres Majalengka, Pada Senin (29/8/2022).

BACA : Punya Jenglot, Ki Jambrong Si Dukun Sakti Pengganda Uang Rp1 Miliar Diciduk Polisi

Kapolres juga menuturkan kejadian tersebut yang awalnya kedua pelaku membeli satu bungkus rokok di warung milik EM pada hari Rabu (24/8/2022) pukul 23.00 wib yang berada di Blok Pulo Desa Biyawak Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.

Setelah pemilik warung memberikan sebungkus rokok dan kembaliannya, Ia merasa curiga uang dengan pecahan 100.000; (Seratus Ribu Rupiah) dari pelaku.

Kemudian pemilik warung mengejar kedua pelaku tersebut bersama warga sekitar dan Aparat Desa akhirnya kedua pelaku diamankan dan juga ditemukan sebanyak 4 (Empat) lembar Uang Pecahan 100.000 (Seratus Ribu Rupiah) disalah satu pelaku.

Lebih lanjut, Setelah dilakukan oengembangan kedua pelaku selain mengedarkan uang palsu di wilayah Kabupaten Majalengka.

Kedua pelaku juga mengedarkan di wilayah Kabupaten Sumedang dengan cara modus yang sama membeli rokok ke beberapa warung atau toko dan didapati barang bukti berupa 16 (enam belas) bungkus rokok gudang garam surya 16 batang dan uang rupiah asli hasil pengembalian membeli rokok di beberapa warung atau toko di Wilayah Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Majalengka sebesar Rp. 1.200.000,- (satu juta dua ratus ribu rupiah) (uang rupiah asli berbagai pecahan).

Menurutnya, kedua pelaku mendapatkan uang rupiah palsu tersebut didapat dari pelaku berinisial K (DPO) penduduk Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu dan sampai saat ini Sat Reskrim Polres Majalengka masih melakukan pengejaran.

“Dengan adanya Kejadian tersebut Kedua Pelaku berinisial A P (20) dan A P Alias YD (21) dijerat dengan Pasal 26 UU RI Nomor 7 tahun 2011 Jo Pasal 36 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman 10 sampai 15 Tahun Kurungan Penjara dan Denda 10 Milyar hingga 50 Milyar,”tandas AKBP Edwin Affandi. (arif/pojoksatu)