Ibu Mertua Pesan Gigolo, Eh Menantu yang Datang

ilustrasi

ilustrasi

Bagi janda-janda yang butuh kasih sayang, brondong adalah jamu bikin tetap bergairah dan awet muda. Makanya, pensiunan BUMN yang juga pengusaha fashion, sebut saja namanya Sephia (57), terbiasa beli brondong-brondong lewat komunitas jendes-jendes seksi yang sudah terbiasa jadi langganan.

Umi Hany Akasah – Wartawan Radar Surabaya

Keluarga besar juga sudah tahu ulah Sephia yang suka gonta-ganti pacar, yang usianya dipastikan lebih muda darinya. Bahkan, keluarga juga sudah terbiasa melihat Sephia mengajak kekasihnya dalam acara family maupun arisan komunitas.

“Papa dulu meninggal, juga gara-gara mama yang kegatelen sama brondong. Dulu-dulu mungkin bisa aku maafkan, tapi sekarang enggak bisa,” kata putri kedua Sephia, sebut namanya Mira (32) di sela-sela sidang gugatan cerainya di Pengadilan Agama (PA), Klas 1A Surabaya, Kamis (10/8).

Bersama pengacaranya, Mira, kakak, dan adiknya juga sepakat untuk sekalian membagi warisan. Mereka tidak mau harta warisan ayahnya dibuat hura-hura oleh ibunya. Dibuat kulakan brondong gak jelas.

Namun, yang bikin Mira geram adalah soal ulah Sephia yang ternyata juga mengembat suaminya, sebut saja Donjuan.

Terbongkarnya ulah sang suami dan Sephia, diketahui secara tidak sengaja ketika melihat WA (WhatsApp) Donjuan.

“Lha, itu kok WA nomor mama. Gitu suami langsung aku marah-marahin. Wes tak uyek-uyek, tapi jik tetap enggak ngaku,” kata wanita yang tinggal di kawasan Gunungsari itu.

Untuk membuktikan kebenaran itu, Mira langsung melabrak ibunya. Di situ, ibunya mengakui kalau memang suka memesan menantunya, Donjuan, untuk jalan-jalan.

“Mama sih enggak mau disalahkan. Dia bilang itu murni salah suami yang gigolo brondong. Ya, tapi mama itu kan harusnya nyadar. Udah tahu itu menantu, suami anaknya, kok masih nlikung. Onok ta wong tuwo koyok ngono iku,” papar Mira dengan muka marah.

Feeds