Awalnya Pegang Tangan, Lalu Adik Ipar Digituin Berkali-kali

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id – Aski cabul NO (30) harus berakhir di balik penjara. Pelaku tega menodai adik iparnya sendiri yang masih berumur 17 tahun. Kasus ini mencuat setelah istri pelaku meradang mengetahui perbuatan NO. Tak ada kata damai, NO dipolisikan.

Informasi yang didapat Radar Cirebon (Grup Pojoksatu), aksi tak terpuji pelaku dilakukan sejak Januari 2017. Bermula saat korban dan pelaku berada di ruang TV. Saat berdua itu, pelaku melancarkan aksinya.

“Kesempatan tidak ada orang lain di rumah dimanfaatkan pelaku dengan cara memegang tangan dan anggota tubuh lainnya dari korban. Lalu pelaku memaksa korban,” kata Kapolsek Pabuaran AKP Didin Jarudin, kemarin.

Dikatakan Didin, perbuatan pelaku ini tak hanya sekali. Setelah sukses di ruang TV, aksi itu ternyata berlanjut hingga beberapa kali. Menurutnya, pelaku sudah terlalu sering melakukan tidak senonoh terhadap korban. Bahkan dia berencana untuk menikahi korban setelah menceraikan istrinya yang tak lain kakak korban.

“Dia menceritakan kejadian itu pada istrinya dengan harapan istrinya marah dan meminta cerai. Tapi pihak keluarga marah, dia dipolisikan,” ujar kapolsek.

Kapolsek mengaku pelaku kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Pabuaran.

“Atas perbuatannya, kami amankan pada 14 juli 2017. Dia akan kami jerat pasal 81 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Perempuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkas kapolsek.

(yuz/jpg/JPC/pojoksatu)

Feeds