Musisi Dunia yang Enggan Kerja Sama dengan Spotify

POJOKSATU.id – Spotify merupakan aplikasi streaming musik secara gratis dan berbayar yang berasal dari Swedia. Spotify didirikan pada Desember 2013 dan dikembangkan pada tahun 2016 di Stockholm, Swedia. Pendirinya adalah Daniel Ekman dan Martin Lorentzon. Hadirnya streming musik digital mampu menyelamatkan industri musik.

Tentu saja karena era digital kini banyak diminati oleh pekerja industri musik maupun penikmat musik. Baik pekerja industri musik memiliki keuntangan karena berdasarkan data penjualan CD dan unduhan menurun drastis. Begitupun dengan penikmat musik diseluruh dunia. hadirnya musik streaming justru memudahkan mereka karena lebih banyak variasi musik secara online.

Namun, ternyata ada beberapa musisi dunia yang enggan bergabung dengan layanan streming online ini. Pasalnya setiap kali musik mereka dimainkan pendapatan mereka justru tak sepadan dengan jumlah pemutaran musik di aplikasi tersebut. Contohnya Avicii dengan single “Wake Me Up” hanya mendapatkan US$ 12.135 (kurang lebih 16 juta rupiah) dengan total pemutaran 168 juta kali.

Berikut musisi dunia yang enggan kerja sama dengan Spotify;

Taylor Swift
Taylor swift adalah artis pertama yang menolak bergabung dengan Spotify dan memboikot Spotify dengan cara menghapus seluruh lagunya dalam aplikasi streming online tersebut pada 2014. Alasannya pelantun kelahiran 13 Desember 1989 itu merasa dirugikan karena lagu-lagunya dapat dinikmati secara gratis melalui layanan musik hasil kreasi Daniel Ek ini. Perseteruan antara Taylor Swift dan Spotify memanas karena Taylor dirugikan dan meminta Spotify untuk memberikan royalti pada musisi.

Adele
Berbeda dengan Taylor Swift yang tetap merilis album secara digital. Adele enggan merilis album teranyar, 25 dalam format digital. Pasalnya pelantun Someone Like You itu tak merilis album dalam bentuk fotmat selama tujuh bulan. Tak lama setelah itu Adele merilis albumnya dalam fotmat digital iTunes.

Adele diketahui enggan merilis albumnya dalam bentuk digital, karena masih memprioritaskan penjualan album fisik. Penynyi aasal Inggris itu memang dikenal sebagai musikus yang tidak setuju dengan kehadiran layanan musik digital. Menurutnya layanan musik itu merugikan musikus.

Jay Z
Baru-baru ini industri musik dikejutkan dengan artis papan atas Jay Z yang juga turut berpisah dengan Spotify. Penyanyi rap asal AS itu menghapus lagunya yang ia nyanyikan sendiri, hanya beberapa album lawas dan lagu kolaborasi masih bertahan di layanan musik asal Swedia itu.

Pihak Spotify membenarkan hal itu seperti dikutip dari Billboard yang mengatakan beberapa lagu Jay Z sudah dipaus atas permintaan dirinya. Seperti diketahui Jay Z memiliki layanan musik streaming berbayar bernama Tidal. Suami dari Beyonce itu memang tak menjual karyanya di beberapa layanan musik digital seperti Amazone dan iTunes.

(mia/pojoksatu)


Feeds