Indonesia Masters 2018: Owi/Butet Diadang Kutukan Istora Senayan

Ganda campuran Indonesia Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir (foto:badmintonindonesia.com)

Ganda campuran Indonesia Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir (foto:badmintonindonesia.com)

POJOKSATU.ID, JAKARTA–Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melalui babak pertama Indonesia Masters 2018 dengan mulus. Meski demikian pasangan ganda campuran andalan Indonesia ini masih dihantui sulitanya meraih gelar juara di Istora Senayan, venue turnamen ini.

Meski sudah merasakan jadi kampiun di berbagai tempat, namun Owi/Butet belum sekalipun meraih gelar juara di Istora Senayan, sejak dipasangkan pertama kali tahun 2011.

Ujian Owi/Butet, sebutan popular keduanya, di Istora sudah dimulai di babak pertama. Mereka harus bermain cukup ketat melawan kompatriot non unggulan, Riky Widianto/Masita Mahmudin.

Kendati menang 23-21, dan 21-17, Butet mengakui bahwa semestinya mereka bisa unggul jauh.

Fans Barcelona, Ucapkan Selamat Tinggal untuk Pemain Bintang Ini

“Memang mereka bukan unggulan, tetapi perlu diingat bahwa keduanya pernah bergabung di pelatnas. Buat saya, lebih berat melawan teman sendiri karena mereka sudah tahu pola permainan kami,” kata Butet.

Selain itu, Butet menuturkan, kondisi angin di dalam Istora juga kerap menjadi penghalang sendiri.

Hal itu dibenarkan oleh Owi. “Memang ada angin yang cukup berpengaruh ke pola permainan. Kami masih harus menyesuaikan diri lagi dengan lapangan. Soal lawan, mereka memang bermain lebih nothing to lose, sementara kami punya beban sendiri supaya jangan sampai kalah,” katanya.

indonesia open, tontowi/liliyana

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Walau masih terkendala dengan kondisi lapangan, Owi/Butet mengaku siap memutus rekor tak pernah menang mereka di sana. Tampilan baru Istora yang sudah direnovasi pun diharapkan Owi/Butet bisa turut menghilangkan ‘kutukan’ tersebut.

“Tentu harus selalu siap. Apalagi sekarang Istora juga sudah direnovasi, dan lebih baik,” kata Butet.

Pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu akan menjamu Lee Yang/Hsu Ya Ching (Taiwan) di babak kedua pada Kamis (25/1) lusa.

(kar/JPC/pojoksatu)




loading...

Feedss