Subsidi Solar Diusulkan Naik Rp 1.000 per Liter

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Subsidi BBM jenis solar diusulkan naik senilai Rp 1.000. Saat ini solar mendapatkan alokasi subsidi senilai Rp 500 per liter.

Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto.

Djoko menuturkan, dengan usulan tambahan tersebut, nantinya subsidi solar menjadi Rp 1.500 per liter.

Dijelaskan, rencana penambahan subsidi solar diambil guna merespon pergerakan ICP yang cenderung naik sejak Juni 2017. Di mana, angkanya telah mencapai USD 70 per barel.

Rata-rata ICP minyak mentah pada bulan April 2018 mencapai USD 67,43 per barel, naik sebesar USD 5,56 per barel dari USD 61,87 per barel pada Maret 2018.

Sedangkan, ICP SLC mencapai USD 68,39 per barel, naik sebesar USD 5,54 per barel dari USD 62,85 per barel pada bulan sebelumnya.

Lebih lanjut, saat ini, BBM jenis solar disubsidi sebesar Rp 500 per liternya untuk 16 juta kiloliter (KL).

Dengan angka sebesar itu, alokasi subsidi solar dalam APBN 2018 adalah sekitar Rp 7 triliun.

Djoko mengaku usulan ini akan dimasukkan ke dalam APBNP 2018. Meski sampai hari ini, pihak Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum memiliki gelagat bakal menggelar adanya Rancangan APBNP 2018.

“Pembahasan resminya kan di DPR nanti di APBNP,” terangnya.

(uji/JPC/pojoksatu)



loading...

Feedss