Pengelola Imbau Masyarakat Tak Perlu Khawatir Belanja di Mall

Ilustrasi. Foto via JPNN

Ilustrasi. Foto via JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Usai terjadi ledakan bom di Surabaya, muncul berisi larangan pergi ke mall karena ada bom susulan.

Deputy Operations Director Lippo Malls Indonesia yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, Darwin A. Rani, mengatakan hal tersebut tidak benar.

“Itu tidak benar, seharusnya masyarakat bisa menyebarkan berita yang kondusif,” ucapnya.

Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir untuk berbelanja di mall.

Sebab, setiap mall sudah berkoordinasi dengan polisi untuk mengantisipasi ancaman teror bom.

“Pengamanan sudah ditingkatkan di masing-masing mal usai kejadian itu. CCTV juga harus aktif,” tuturnya.

Sementara itu, Corporate Public Relation Lippo Malls Indonesia Nidia N Ichsan mengatakan, seluruh mal dalam naungan Lippo Mall Grup membantu kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan mencegah ancaman teror bom.

Menjelang puasa, traffic pengunjung meningkat 50 persen untuk berbelanja. Karena itu pihak mal mengerahkan petugas keamanan optimal untuk mengantisipasi.

“Jangan takut ke mal justru polisi juga mengajak masyarakat untuk berani hadapi teror,” kata Nidia N Ichsan.

Nidia mengajak konsumen untuk tidak khawatir dan panik serta tidak terprovokasi. Pihaknya juga mengoptimalkan petugas serta CCTV.

“Mal-mal di Surabaya juga kami pastikan aman untuk dikunjungi, aktivitas biasa saja. Namun tetap waspada,” tegas Nidia.

(mg7/jpnn/pojoksatu)




loading...

Feedss

Ayu Sekarini Prakoso, anak Yenny Rachman menikah dengan bule Prancis di BaliAyu Sekarini Prakoso, anak Yenny Rachman menikah dengan bule Prancis di Bali

Romantisnya Uluwatu dan Magetan

Oleh: Dahlan Iskan Mumpung edisi minggu. Saya isi dengan hal yang ringan: perkawinan. Baru sekali ini saya menghadiri pesta kawin …