Bangun Transmisi Listrik, PLN Kucurkan Dana Rp 2,7 Triliun

Ilustrasi. (sumber foto : merdeka.com)

Ilustrasi. (sumber foto : merdeka.com)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dalam rangka memenuhi program 35.000 MW, PLN membangun jaringan listrik berupa kabel udara tegangan tinggi (SUTET) dan gardu induk tegangan tinggi (GITET) 500 kilo Volt (kV) di sepanjang jalur utara Pulau Jawa.

Direktur PLN Regional Jawa Bagian Tengah, Amir menyebutkan, total biaya investasi untuk pembangunan 3 proyek SUTET 500 kV dan 2 GITET 500 kV mencapai Rp 2,7 triliun.

“Ditargetkan selesai dan dapat beroperasi pada tahun 2019,” pungkasnya.

Saat ini, pihaknya sudah resmi memulai pembangunan GITET 500 kV Mandirancan dan Indramayu.

Selain itu, pembangunan SUTET 500 kV Section 1 & 2 dari Batang ke Mandirancan, dan SUTET 500 kV dari Mandirancan ke Indramayu.

Amir mengatakan, jaringan transmisi SUTET 500 kV jalur utara Jawa secara keseluruhan dibangun mulai dari PLTU Tanjung Jati di Jepara, Jawa Tengah hingga ke GITET 500 kV Cibatu Baru, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya, mulai pada September 2017 lalu perseroan telah memulai pembangunan transmisi 500 kV Ungaran–Batang dan GITET 500 kV Cibatu.

“Transmisi ini akan menghubungkan pembangkit-pembangkit seperti PLTU Batang, PLTU Tanjung Jati A, PLTU Jawa 3, PLTU Jawa 1 Ekspansi, dan PLTU Indramayu,” ujar Amir.

Menurutnya, jalur transmisi jalur utara Jawa ini merupakan jantung sistem kelistrikan Jawa-Bali yang bukan saja akan memperkuat sistem kelistrikan tapi juga akan membawa penghematan yang luar biasa dari sisi hulu.

(sb/jpg/jek/JPR/pojoksatu)


loading...

Feeds