Soal Kebijakan Penenggalaman Kapal Pencuri Ikan, Ini Kata Kadin

Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan. Foto via JPNN

Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan. Foto via JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kebijakan Menteri Susi terkait penenggelaman kapal pencuri ikan di Indonesia ditanggapi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto mengatakan kebijakan tersebut hanya membuang-membuang anggaran yang ada.

“Sekarang begini, bila kapal ditenggelamkan, potensi income hilang. Kalau sudah bisa dikasih ke yang lain, kenapa enggak?” katanya.

Dijelaskan, penenggalam kapal saja membutuhkan anggaran yang besar. Terlihat pada 2015 lalu, anggaran untuk menenggelamkan kapal butuh dana Rp 60 miliar.

“Anggaran penenggelaman kapal itu tahun 2015 sekitar Rp 60 miliar. Karena waktu itu pake bom dan mungkin sekarang dengan dibocorin. Itu juga kan ada anggaran (untuk) bayar aparat,” bebernya.

Anggaran besar tersebut, dinilainya akan jauh lebih efektif jika diberikan kepada nelayan untuk budi daya kerja.

Sebab, di sektor kelautan sendiri, pemerintah tidak hanya mengurus illegal fishing, tapi juga mengawasi kelautan Indonesia dari penyeludupan, perampokan, dan sebagainya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, pemberhentian penenggelaman kapal ini sudah efektif untuk memberikan efek jera kepada pelaku illegal fishing.

“Yakin lah. Jangan terlalu offensive. Kita mesti positive thinking. Sekarang orang sudah takut dan kita tinggal melakukan pengawasan saja,” ujarnya.

(ce1/sab/JPC/pojoksatu)



loading...

Feedss

Pramugari jadi bintang porno

Stres, Pramugari Jadi Bintang Porno

POJOKSATU.id, LONDON — Seorang pramugari British Airways, Laura Birbeck banting setir menjadi bintang porno webcam. Wanita 27 tahun tersebut memutuskan …