Terkendala Cuaca, Sejumlah Proyek Infrastruktur Terancam Molor

ilutsrasi/Gunung Agung meletus pada Minggu (26/11) pagi dengan asap berwarna merah. Foto ist

ilutsrasi/Gunung Agung meletus pada Minggu (26/11) pagi dengan asap berwarna merah. Foto ist

POJOKSATU.id, MANGUPURA – Sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Badung terancam molor.

Hal ini disebabkan oleh faktor cuaca serta erupsi Gunung Agung.

Wakil Bupati (Wabup) Badung, I Ketut Suiasa menuturkan, ada perasaan pesimistis terhadap pengerjaan proyek yang bersumber dari APBD 2017 tersebut.

Sebab, jatuh tempo pengerjaan proyek yang bernilai miliaran rupiah tinggal menghitung hari. Karena itu, pengerjaannya pun dikebut.

Belum lama ini, Wabup Badung, I Ketut Suiasa melakukan pengecekan langsung ke sejumlah proyek.

Diantaranya, pembangunan Rumah Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Badung dengan nilai kontrak Rp 23,4 miliar, berikut pembangunan Gedung Pertemuan dan penataan halaman setempat Rp 39.994.404.680.

Selanjutnya pembangunan Gedung Pusat Teknologi dan Komunikasi Kabupaten Badung yang masih ada di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sempidi Rp 47.444.400.179.

Kemudian, pembangunan SMPN 2 Mengwi Rp 29.236.214.283. Lanjut pembangunan Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Badung Rp 29.044.575.518. Ada pula pembangunan Pura Dalem Gede Abiansemal Rp 8.900.179.909.

Selain itu, pembangunan RKB, ruang UKS, ruang OSIS, Laboratorium, Ruang Multimedia, dan Kamar Mandi atau WC di SMPN 1 Petang dengan nilai kontrak Rp 3.687.157.527. Sedangkan pembangunan Polsek Petang Rp 3.391.601.507.

Dalam pengecekan secara langsung tersebut, Suiasa sempat mewanti-wanti pelaksana proyek untuk segera menyelesaikannya tepat waktu.

Namun yang paling membuat pesimistis pihaknya adalah penyelesaian pembangunan Polsek Petang.


Feeds

AM Fatwa

Innalillahi! AM Fatwa Tutup Usia

POJOKSATU.id – Indonesia kehilangan putra terbaiknya. Pagi tadi (14/12), Andi Mappetahang Fatwa atau lebih dikenal dengan AM Fatwa meninggal dunia. Pria …